PAGELARAN SENI DAN BUDAYA: KARAKTERISTIK MALUKU SEBAGAI MASYARAKAT MULTIKULTUR DALAM MATA KULIAH PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

jenny koce matitaputty

Abstract


In the context of multiculturalism, education must reward the reality of plurality. Multicultural education is truly felt to have a very important space to be presented in the world of education as a solution to the appreciation of the plurality of Indonesian society. Performing arts and culture is one of the concrete steps to teach students as prospective teachers to be able to recognize the various characteristics of Maluku society as a multicultural society. This study used a qualitative method and was conducted on students of the historical education study program at the Faculty of Education and Teacher Training at Pattimura University. Data collection using observation techniques, interviews and questionnaires. The results of the study show that through art and cultural performance activities that are packaged in multicultural education learning clarify the characteristics of Maluku as a multicultural society, increase students' knowledge to appreciate the plurality of Maluku as a multicultural society, increase student awareness to be part of the people of Maluku, Indonesia and the World in maintaining world peace as well as providing hope to students in building the spirit of life of orang Basudara in Maluku.


Keywords


Multicultural education, Performing arts and culture, Maluku

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Agustian M, Anindyta, P, Grace, M (2018) Mengembangkan karakter menghargai perbedaan melalui pendidikan multicultural. Jurnal Bakti MAsyarakat Indonesia. Vol 1 (2) P.191-199

Charles (2017) Pendidikan Multikultural untuk memperkuat kohesifitas Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Journal of education studies. Vol 2(1) P 20-37

Creswell, John W (1998) qualitative inquiri and research design ; chosin among five tradisions : London ; united kingdom ; sage publucation

Hanafy, M. S (2015) Pendidikan Multikultural dan Dinamika Ruang Kabangsaan. Jurnal Diskursus Islam Volume 3 (1) P 119-139

Hikman (2015) Pendidikan Multikultural dalam Rangka Memperkuat Kewaspadaan Nasional Menghadapi Ancaman Radikalisme Di Indonesia. Global Jurnal Politik International Vol. 17 (1) P 1-17

Lestariningsih, W. A, Jayusman, Purnomo, A. (2018) Penanaman nilai-nilai multicultural dalam pembelajaran Sejarah di SMA negeri 1 Rembang tahun pelajaran 2017/2018. Indonesian journal of History Education Vol.6 (2) P123-131.

Maslikhah (2007) Quo Vadis PEndidikan Multikultural : Rekonstruksi Sistem PEndidikan Berbasis KEbangsaan. Surabaya: JP Books

Matitaputty Jenny K (2010) Nilai-Nilai Kearifan Adat Dan Tradisi Dibalik Ritwal Daur Hidup (Life Cycles) Pada Masyarakat Suku Naulu Di Pulau Seram Sebagai Sumber Pembelajaran IPS (Tesis). Bandung : UPI

Matitaputty Jenny K (2016) Model Pembelajaran Isu-isu kontroversial dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 3 (2) P 184-192

Miles. B. M dan Huberman. M. A. (1992). Analisis data kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia

Najmina, N (2018) Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Karakter Bangsa Indonesia. Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu sosial. Vol 10 (1) P 52-26.

Noviyani, I (2017) Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Berbasis Multikultural. Jurnal Tadrib, Vol. 3, No. 2, P 235-250

Somantrie, H (2011) Konflik Dalam PErspketif Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol.17 (6) P 660-672

Sparringa, Daniel. 2006. “Multikulturalisme Indonesia: Nilai-nilai Baru untuk Indonesia Baru (sebuah Jawaban terhadap Kemajemukan)”. Makalah disampaikan dalam seminar tentang “Pendidikan Nilai-nilai Kehidupan Ditinjau dari Berbagai Perspektif Ilmu” yang diselenggarakan oleh Universitas Atmajaya, Jakarta, 18 November 2006.

Sugiyono. (2015). Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta

Suradi, A (2018) PEndidikan Berbasis Multikultural dalam pelestarian kebudayaan lokal Nunsantara di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu sosial. Vol 10 (1) P.77-90

Supriyadi (2015) Pilihan Hukum Kewarisan Dalam Masyarakat Pluralistik (Studi Komparasi Hukum Islam Dan Hukum Perdata). Jurnal AL-‘ADALAH Vol. XII, (3) P 553-568

Suseno, Franz Magnis (2005) Berebut Jiwa Bangsa. Jakarta: Kompas.

Syafa’at, Rachmad Dkk (2008) Negara, Masyarakat dan Kearifan Lokal ; Malang ; In-TRANS Publishing

Tolak, T (2018) Peneguhan Masyarakat Multikultural Indonesia Melalui Aktualisasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu sosial. Vol 10 (1) P.21-30

Wahardit, K (2010) Pendidikan Multikultural : Suatu konsep, pendekatan dan Solusi. Jurnal Pendidikan Vol.11 (2) P96-105

Wirasari, Bain dan Atno (2018) PEngaruh pelaksanaan Pendidikan Multikultural pada Mata Pelajaran Sejarah Terhadap Sikap Pluralis Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Pekalongan Tahun Pelajaran 2017/2018. Indonseian journal of History Education. Vol 6 (1) P.76-88




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/candrasangkala.v5i2.6483

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by Department of History Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Jl. Ciwaru, No. 25, Serang, Banten
candrasangkala@untirta.ac.id; milhamg@untirta@ac.id

Creative Commons License Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)

View My Stats