SINTESIS DAN KARAKTERISASI KITOSAN BERTAUT SILANG GLUTARALDEHIDA SEBAGAI ADSORBEN PEMURNIAN MINYAK AKAR WANGI

Muhammad Fathurrahman, Purwantiningsih Sugita, Henny Purwaningsih

Abstract


Abstract: Synthesis of glutaraldehyde cross-linked chitosan (chitosan-GA) has been done and characterized by using FTIR and TGA. Adsorption of Fe(III) ion by glutaraldehyde cross-linked chitosan (chitosan-GA) has been studied by using batch method. The objectives of this research are to know optimum adsorption condition of Fe(III) ion by chitosan-GA, then study influence of Cu(II) ion to adsorption of Fe(III) ion and its application to vetiver oil. Optimum conditions are finding out by response surface Box Behnken method. Percent adsorption value of Fe(III) ion by Chitosan-GA (DD = 78%) is about 91,8439% in optimum conditions : weight adsorbent 0,75 gram, temperature 25oC, time contact 360 minutes. Percent adsorption of Fe(III) ion was decreased from 91,9521% to 79,724% because the existence of Cu(II) ion. The color of vetiver oil was changed from dark to reddish brown.



Abstrak: Kitosan bertaut silang glutaraldehida (kitosan-GA) disintesis dan dikarakterisasi dengan menggunakan FTIR dan TGA. Adsorpsi ion Fe(III) oleh kitosan-GA telah dipelajari dengan menggunakan metoda Batch. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi optimum dari adsorpsi ion Fe(III) oleh kitosan-GA, kemudian dilanjutkan dengan mempelajari pengaruh ion Cu (II) terhadap adsorpsi Fe(III) dan aplikasinya pada minyak akar wangi. Optimasi dilakukan dengan menggunakan metode respon permukaan desain Box Behnken. Serpih kitosan-GA dengan derajat deasetilisasi 78% mempunyai persen adsorpsi terhadap ion Fe(III) sebesar 91,9521% pada kondisi optimum: bobot adsorben 0,75 gram, suhu 25oC, dan waktu kotak 360 menit. Persen adsorpsi ion Fe(III) yang awalnya 91,9521% mengalami penurunan menjadi 79,7244% akibat adanya ion Cu(II). Minyak akar wangi yang awalnya berwarna gelap kemudian berubah menjadi cokelat kemerahan.


Keywords


adsorpsi; kitosan bertaut silang; glutaraldehida; ion Fe(III); minyak akar wangi

Full Text:

PDF

References


Bin Li et. Al. 2013, Synthesis, Characterization, and Antibacterial Activity of Cross-Linked Chitosan-Glutaraldehyde, Journal of Marine Drugs, vol.11, hh. 1534-1552.

Dai J, Ren F, Tao C. 2012, Adsorption behavior of Fe(II) and Fe(III) ions on thiourea cross-linked chitosan with Fe(III) as template. Molecules, Vol.17, hh. 4388-4399

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Garut 2012, Laporan Tahunan Data Perkembangan Minyak Akar Wangi. Garut: Departemen Perindustrian dan Perdagangan.

Firdaus 2009, Aplikasi Bentonit-Zeolit dalam Meningkatkan Mutu Minyak Akar Wangi Hasil Penyulingan Daerah Kabupaten Garut, Skripsi, Bogor: Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Institut Pertanian Bogor.

Hernani TM. 2006, Peningkatan Mutu Minyak Atsiri Melalui Proses Pemurnian, Konferensi Nasional Minyak Atsiri 2006, Solo, 18-20 Sep 2006.

Jiao TF, Zhou J, Gao L, Xing Y, Li X. 2011, Synthesis and Characterization of Chitosan-based Schiff Base Compounds with Aromatic Substituent Groups, Iranian Polymer Journal, vol.20, no.2, hh. 123-136.

Muharam S, Sugita P, Wulanawati A. 2010. Adsorption of Au(III) onto Chitosan Glutaraldehyde Cross-linked in Cyanide Solution. Prosiding Seminar Nasional Sains III IPB. Bogor, 13 November 2010.

Pavia, Lampman, Kriz 2001, Introduction to Spectroscopy. United States of America, Thomson Learning.

Rahmi dan Julinawati 2009, Application of Modified Chitosan for Adsorben Ionic Cu2+ Metal in Diesel Oil. Jurnal Nature, Vol. 9, No. 2, hh. 32-38.

Sani 2011, Minyak dari tumbuhan akar wangi, Surabaya, Unesa Press.

Standar Nasional Indonesia (SNI), 2006,. Standar Mutu Minyak Akar Wangi, diakses 7 Desembe 2013, (http://www.bsn.or.id/files/sni/SNI%2001-2386-2006%20_akar%20 wangi_.pdf).

Sugita P et al. 2009, Kitosan Sumber Biomaterial Masa Depan, Bogor, IPB press.

Sugiyarto, KH. 2000, Kimia Anorganik I. Yogyakarta, Jurusan Pendidikan Kimia, FMIPA, UNY.

Supriyanto, Zainul Kamal. 2006, Penentuan Kadar Cu, Fe, Zn dalam Tanah, Tanaman Teh, Daun Teh dan Minuman Teh. Ganendra, Vol. IX, No.1, hh. 25-28.




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/educhemia.v2i1.1300

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Muhammad Fathurrahman, Purwantiningsih Sugita, Henny Purwaningsih

EduChemia Indexed by:

Hasil gambar untuk logo google scholar     Hasil gambar untuk logo DOAJ

 

 

Hasil gambar untuk logo IPI garuda

 

Hasil gambar untuk logo sinta dikti