Pengaruh Pogil dan Verifikasi serta Kemampuan Awal terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Proses Sains Materi Kesetimbangan Kimia

nur laili iktafiyah

Abstract


Pembelajaran kimia harus memperhatikan karakteristik kimia sebagai produk dan kimia sebagai proses. Kimia sebagai produk menuntut penguasaan konsep dan kimia sebagai proses menuntut penguasaan keterampilan proses sains. Salah satu metode pembelajaran yang dapat mengembangkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa adalah metode POGIL. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan metode POGIL dan verifikasi; (2) perbedaan hasil belajar kognitif siswa dengan kemampuan awal berbeda; (3) interaksi antara kemampuan awal dengan metode pembelajaran terhadap hasil belajar kognitif siswa.  (4) perbedaan keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan metode POGIL dan verifikasi; (5) perbedaan keterampilan proses sains siswa dengan kemampuan awal berbeda; dan (6) interaksi antara kemampuan awal dengan metode pembelajaran terhadap keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 MA Manba’ul Hikam Tanggulangin. Intrumen tes belajar kognitif berupa 28 soal pilihan ganda dengan validasi isi sebesar 98%, sedangkan instrumen keterampilan proses sains berupa 15 soal pilihan ganda dengan validasi isi sebesar 89%. PeAnalisis data menggunakan uji ANOVA Two Ways. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan POGIL dan verifikasi dengan taraf signifikansi 0,017 < 0,05; (2) ada perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang berkemampuan awal tinggi dan rendah dengan taraf signifikansi 0,004 < 0,05; (3) tidak ada interaksi antara kemampuan awal dengan metode pembelajaran terhadap hasil belajar kognitif siswa dengan taraf signifikansi 0,632 > 0,05; (4) ada perbedaan keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan metode POGIL dan verifikasi dengan taraf signifikansi 0,039 < 0,05; (5) ada perbedaan keterampilan proses sains siswa yang berkemampuan awal tinggi dan rendah dengan taraf signifikansi 0,009 < 0,05; (6) tidak ada interaksi antara kemampuan awal dengan metode pembelajaran terhadap keterampilan proses sains siswa dengan taraf signifikansi 0,717 > 0,05.

Keywords


POGIL; verification; cognitive learning outcomes; science process skills; prior knowledge

References


Ergul, R., Simsekli, Y., Calis, S. & Ozdilek, Z. 2011, The Effect of Inquiry-Based Science Teaching on Elementary School Students’ Science Process Skills and Science Attitudes. Bulgarian Journal of Science and Education Policy (BJSEP), vol 5, No.1, hh.48-64.

Geiger, M. (2010), Implementing POGIL in Allied Health Chemistry Courses: Insights fromProcess Education. International Journal of Process Education, Vol. 2, No.1.

Grant, H.M. 2011, The Students’ Experience inTraditional and Inquiry Based Chemistry Lab. Tesis tidak diterbitkan, Montana State University

Herawati,R.F, Sri Mulyani, Tri Redjeki., 2013, Pembelajaran Kimia Berbasis Multiple Representasi Ditinjau dari Kemampuan Awal terhadap Prestasi Belajar Laju Reaksi Siswa SMA Negeri I Karanganyar Tahun Pelajaran 2011/2012, Jurnal pendidikan kimia (JPK), vol. 2 No. 2.

Lipson, M.Y. 1982, Learning New Information From Text: The Role of Prior Knowledge and Reading Ability. Journal of Reading Behavior, Vol.16, No.3. hh. 243-261.

Moog, Rick. 2014, Process Oriented Guided Inquiry Learning (Ch.8 p.148-166). On Integrating Cognitive Science with Innovative Teaching in STEM Disciplines. St. Louis, Missouri: Washington University Libraries

Mulyasa, E. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya

Opera, J.A. 2011, Bajah’s Model And The Teaching And Learning Of Integrated Science in Nigerian High School System. International Journal of Academic Research In Business And Social Sciences. Vol 1.

Pavelich, M.J. & Abraham, M.R. 1979, Guided Inquiry Format Laboratory Program for General Chemistry. Journal of Cemichal Education. Vol.56, No.2, hh. 100-103.

Piraksa, C., Phaprom, P., & Artdej, R. 2011, Exploring Scientific Reasoning Ability in Thai University Student : A Case Study of Khon Kaen University, Thailand. Artikel disajikan dalam Internasional Chemical Education Research 2011: Learning Community for Sustainable Development: 9-10 September 2011, Khon Kaen University, Thailand

Pratiwi, Galuh Suci. 2015. Pengaruh Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) vs Pendekatan Verifikasi dan Keterampilan Penalaran Ilmiah terhadap Pemahaman Konseptual, Algoritmik, dan Grafik dalam Materi Kesetimbangan Kimia SMA Siswa Kelas XI IPA, Tesis tidak diterbitkan, Malang, PPs UM

Riess, F. 2000, History of Physics in Science Teacher Training in Oldenburg. Science and Education 9, 399-402

Sen, S., Yilmaz, A 2015, The Effects Of Process Oriented Guided Inquiry Learning Environment On Students' Self-Regulated Learning Skills. Problems Of Education In The 21st Century. Vol. 66.

Setyowati. I. 2012, Pengaruh Variasi Media pada Cooperative Learning Cycle 5 E (CLC 5e) dan Kemampuan Awal terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa dalam Materi Laju Reaksi. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Sheeba, M. N. 2013, An Anatomy of Science Process Skills In The Light Of The Challenges to Realize Science Instruction Leading To Global Excellence in Education. Educationia Confab. Research Scholar (Ph.D in Education), University of Kerala, Thiruvananthapuram, India.

Soltis, R., Verlinden, N., kruger, N., Carrol, A., Trumbo, T. 2015, Process Oriented Guided Inquiry Learning Strategy Enhances Students’ Higher Level Thinking Skills in a Pharmaceutical Sciences Course. American Journal of Pharmaceutical Education; Vol. 79, No.1.

Straumanis, Andrei. 2010, Classroom Implementation of Process Oriented Guided Inquiry Learning: A Practical guide for instructors. http://guidedinquiry.org/wp-content/upload/IG_2e.pdf.

Syah, Muhibbin. 2006. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Villagonzalo, 2014, Process Oriented Guided Inquiry Learning: An Effective Approach in Enhancing Students’ Academic Performance. Presented at the DLSU Research Congress .http://www.dlsu.edu.ph/conferences/dlsu_research_congress/2014/_pdf/proceedings/LLI-I-007-FT.pdf

Winkel, W.S. 1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta : Gramedia Widiasarana Indonesia.

Youl, D., Read, J., George, A., Masters, A., & Schmid, S. 2005, Bridging The Gap – Student understanding and the chemistry bridging course. Paper presented at the universe science Blended Learning Symposium




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/educhemia.v3i1.1843

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

EduChemia is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.  Copyright © Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). All rights reserved. p-ISSN 2502-4779  | e-ISSN 2502-4787