Pengolahan Limbah Zat Warna Tekstil Terdispersi dengan Metode Elektroflotasi

Haryono Haryono, Muhammad Faizal D, Christi Liamita N, Atiek Rostika

Abstract


Limbah yang dihasilkan industri tekstil sangat berpotensi mencemari lingkungan. Sebagian besar bahan yang terdapat dalam limbah tekstil adalah zat warna, terutama zat warna sintetik. Zat warna sintetik tersebut merupakan bahan pencemar yang sangat kompleks dan intensitas warnanya tinggi. Keberadaan limbah tekstil dalam perairan dapat mengganggu penetrasi sinar matahari sehingga kehidupan organisme dalam perairan akan terganggu. Salah satu metode pengolahan limbah tekstil yaitu dengan cara elektroflotasi. Elektroflotasi adalah proses pemisahan polutan pada cairan dengan cara mengapungkan zat atau partikel yang terdispersi di dalam air ke permukaan melalui pembentukan gelembung gas oksigen dan hidrogen pada elektrode. Proses elektroflotasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya tegangan dan waktu kontak. Pada penelitian ini air limbah tekstil diolah dengan elektroflotasi pada variasi tegangan 6 dan 12 V, dan waktu kontak selama 30, 40, 50, 60 menit. Air limbah tekstil terlebih dahulu diukur nilai COD dan warna awal. Sampel hasil elektroflotasi kembali diuji nilai COD dan warna untuk mengetahui seberapa besar efek elektroflotasi terhadap penghilangan polutan dalam sampel. Hasil elektroflotasi terbaik dengan nilai COD 122,4  mg/L (sebagai %pemisahan polutan adalah 88,9%) dan tingkat warna 100 mg/L Pt-Co (sebagai %pemisahan polutan adalah 93.3%) diperoleh ketika digunakan tegangan 12 V dan waktu kontak 60 menit. Hal ini menunjukan semakin besar tegangan dan semakin lama waktu elektroflotasi, penurunan nilai COD dan warna semakin besar.

Keywords


COD; tingkat warna; elektroflotasi; pewarna terdispersi

References


Azbar, N., Yonar, T., Kestioglu 2004, Comparison of Various Advanced Oxidation Processes and Chemical Treatment Methods for COD and Colour Removal from Polyester and Acetate Fiber Dying Effluent, Chemosphere, Vol. 55, hh. 81-86.

Belkacem, M., Khodir, M., Sekki, A. 2007, Treatment Characteristics of textile wastewater and removal of Heavy Metal Using the Electroflotation Technique, Desalination, Vol. 228, hh. 245–254.

BPS (Biro Pusat Statistik) Propinsi Jawa Barat 2017, www.jabar.bps.go.id, diakses tgl. 17 Mei 2017.

Chang, R. 2010, Chemistry, 10th edition, McGraw-Hill Companies, Inc., New York, USA.

Christie, R.M. 2007, Environmental Aspects of Textile Dyeing, Woodhead, Boca Raton, Cambridge.

Couto, S.R. 2009, Dye Removal by Immobilised Fungi, Journal of Biotechnology Advances Vol. 27. hh. 227-235.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan, Cetakan ke-5, Penerbit Kanisius, Yogjakarta.

Franson, M.A.H. (editor) 1992, Standard Methods for Examination of Water and Wastewater, 18th edition, American Public Health Association, Washington, D.C., USA.

Parkin, G.F., Sawyer, C.N., McCarty¸ P.L. 2003, Chemistry for Environtmental Engineering and Science, 5th edition, McGraw-Hill Companies, Inc., New York, USA.

Priya, P.G., Ramamurthi, V., Prabhu, A. 2011, Degradation Studies of Tannery Effluents using Electro Flotation Technique, Chemical Engineering Department, Anna University, Chennai, India.

Sarkar, S.K.A. 2012, Electroflotation: Its Aplication to Water Treatment and Mineral Processing, Thesis: Chemical Engineering Department, University of Newcastle.

Wang, C.T., Chou, W.L., Kuo, Y.M. 2013, Removal of COD from Textile Wastewater by Electroflotation, Journal of Hazardous Materials Vol. 164, hh. 81-86.

Yanqing, X., Shang, J.Q., Yono, F.W., Gary. G., Coleman, D.P., Sioshansi, M., Sullivan, S. 2009, Electrokinetic Flotation of Process Water from Paint Booths, Water Qual. Res. J. Can Vol. 44, No. 2, hh. 189-200.

Zille, A. 2005, Laccase Reaction for Textile Apllication, Disertasi: Textile Department of Universidade do Minho.




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/educhemia.v3i1.2625

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

EduChemia is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.  Copyright © Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). All rights reserved. p-ISSN 2502-4779  | e-ISSN 2502-4787