PENGARUH DOSIS DAN INTERVAL WAKTU PENERAPAN TAMPURIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.) PADA TANAH GAMBUT

Adi Saputra Saragih, Syukri Syukri, Iswahyudi Iswahyudi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis dan interval waktu penerapan Tampurin terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada tanah gambut serta interaksi antara kedua perlakuan tersebut. Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra. Analisis data menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu (1) dosis Tampurin, dan (2) interval waktu penerapan Tampurin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis Tampurin berpengaruh sangat nyata terhadap bobot pipilan kering per tanaman, bobot pipilan kering per plot dan pH tanah setelah panen. Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman jagung umur 15, 30 dan 45 HST, berat tongkol kelobot dan berat tongkol tanpa kelobot. Hasil pengamatan terbaik diperoleh pada perlakuan D3, yaitu Urea 300 kg/ha, SP36 175 kg/ha, KCl 125 kg/ha, Terusi 7,5 kg/ha, Boron 17,5 kg/ha, Dolomit 4.000 kg/ha, Abu Sekam Padi 10.000 kg/ha dan Pupuk Kandang Sapi 12.500 kg/ha. Interval waktu penerapan Tampurin berpengaruh sangat nyata terhadap, tinggi tanaman umur 30 HST dan 45 HST, berpengaruh nyata terhadap berat tongkol kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, bobot pipilan kering per tanaman, bobot pipilan kering per plot dan pH tanah setelah panen serta berpengaruh tidak nyata pada parameter tinggi tanaman umur 15 HST. Hasil pengamatan terbaik diperoleh pada perlakuan I3, yaitu 1/3 dosis 1 hari sebelum tanam, 1/3 dosis 28 hari setelah tanam dan 1/3 dosis 56 hari setelah tanam

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

INDEX BY:

 

             

 
 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.