EFEKTIVITAS BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA BANDUNG DALAM RANGKA REFORMASI BIROKRASI

Ronni Juwandi

Abstract


Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan satu dari sekian banyak agenda besar reformasi yang mengamanatkan kepada pemerintah bahwa salah satu tujuan besar dari adanya reformasi adalah perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang salah satunya dilakukan oleh lembaga birokrasi. Dalam keadaan yang nyata, pelayanan publik yang seyogyanya melayani masyarakat dengan baik, masih ditemukan kendala dan hambatan yang mengganggu peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana tingkat efektifitas dan efisiensi pelayanan publik setelah dimulainya pelaksanaan agenda perbaikan pelayanan publik oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan juga studi literatur atau dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di lembaga birokrasi yang telah disebutkan di atas, ditemukan bahwa pelayanan yang dilakukan oleh BPPT Kota Bandung sudah menunjukkan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan perizinan sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan publik yang prima, seperti akuntabilitas, transparansi, jaminan kepastian waktu, kemudahan, serta kelancaran yang dirasakan oleh pelanggan, dalam mengurus perizinan yang dibutuhkanya

Full Text:

PDF

References


Bungin, B. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif : Aktualisasi Metodologis Ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Creswell, John W. (2012). Educational Research. Boston. Pearson Education.

Kumorotomo, W. (2009). Etika Administrasi Negara. Jakarta: Rajawali Press.

Nugroho, R. (2004). Kebijakan Publik. Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi. Jakarta: Gramedia.

Osborne, D. Dan Gaebler, T. (1999). Mewirausahakan Birokrasi (Reinventing Government) . Jakarta: PT. Pustaka Binaman Pressindo.

Osborne, D. Dan Plastrik, P. (2000). Memangkas Birokrasi (Banishing Bureaucracy)) . Jakarta: PPM.

Sedarmayanti. (2009). Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Kepemimpinan Masa Depan. Bandung: Refika Aditama.

Setiyono, B. (2012). Birokrasi dalam Perspektif Politik dan Administrasi. Bandung: Nuansa.

Steers, M. Richard. (1985). Efektivitas Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Sugiyono. (2007). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Jurnal

Samin, Rumzi. (2011) Reformasi Birokrasi. Jurnal FISIP UMRAH. 2(2), hlm. 173-174.

Wiratraman, Herlambang Perdana. (2007) Neo-Liberalisme, Good Governance, dan Hak Asasi Manusia. Jurnal Hukum Jentera XV, Januari-Maret 2007. Hlm. 4-8

Rahadian, Achmad Hidayat. Mewujudkan Good Governance melalui

Pelayanan Publik. Jurnal Ilmiah STIAMI. Hlm. 57-62

Soebhan, Syafuan Rozi. (2000) Model Reformasi Birokrasi Indonesia. PPW LIPI. Hlm. 2-6

Djakfar, Yunizir. (2011) Perwujudan Good Governance di Era Otonomi Daerah. Jurnal Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Baturaja. 4 (8). Hlm. 26-29

Djakfar, Yunizir. (2011) Implementasi Etika Birokrasi dalam Meningkatkan Akuntabilitas Aparat. Jurnal Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Baturaja. 4 (7). Hlm. 11-14

Hanafiah, Hanafie. (2013) Strategi Reformasi Birokrasi. Jurnal Ilmiah UIN Jakarta. Hlm. 1-12

Hayat. (2014) Konsep Kepemimpinan Dalam Reformasi Birokrasi : Aktualisasi Pemimpin Dalam Pelayanan Publik Menuju Good Governance. Jurnal Borneo Administrator. 10 (1). Hlm. 72-81

Nuh, Muchammad. (2013) Pengaruh Reformasi Birokrasi Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Publik. Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya. Hlm.1-7

Wahyuningsih, Rutiana Dwi. (2011) Membangun Kepercayaan Publik Melalui Kebijakan Sosial Inklusif. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 15 (1). Hlm. 32-36


Refbacks

  • There are currently no refbacks.