PEMBELAJARAN MENULIS BRAILLE DENGAN REGLET PADA ANAK TUNANETRA KELAS I SD DI SLBN A BANDUNG

Ratih Listyaningtyas

Abstract


ABSTRAK

 

Menulis merupakan hal yang sangat penting untuk diajarkan pada anak sedini mungkin. Demikian pula pada anak/siswa tunanetra. Mereka juga perlu mendapatkan pembelajaran menulis sejak dini. Siswa tunanetra adalah bagian dari populasi anak berkebutuhan khusus. Mereka membutuhkan layanan pendidikan yang didesain secara khusus. Salah satu desain pendidikan khusus bagi siswa tunanetra adalah penggunaan huruf braille yang digunakan sebagai media baca tulis. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Bagaimana Pembelajaran Menulis Braille dengan Reglet Pada Anak Tunanetra Kelas I SD Di SLBN A Bandung?” 

Keterampilan siswa tunanetra dalam menulis huruf Braille akan sangat mendukung terhadap kelancaran proses pembelajaran. Salah satu persoalan yang dihadapi oleh siswa tunanetra di sekolah luar biasa adalah kesulitan dalam menulis Braille.

 Dari hasil pengamatan menunjukkan beberapa bentuk kesulitan dalam menulis Braille. Kesulitan yang dihadapi siswa tunanetra dalam mengikuti pembelajaran Braille adalah kesulitan persepsi dalam membedakan huruf-huruf yaitu : pada huruf ”d” dan “f”, “e “dan “I”, “h” dan “j”, serta  “r” dan “w”. Tulisan mereka juga sering menumpuk dan sulit dibaca karena belum bisa menggunakan reglet dengan baik. Oleh karena itu, guru sering membantu dalam kelas.   Penelitian ini dilaksanakan di SLBN A BANDUNG dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara.  Maka dapat diambil kesimpulan bahwa kesulitan dalam belajar menulis Braille yang dialami anak dapat diatasi apabila terjalin komunikasi yang baik antara siswa, guru dan orang tua. Tidak hanya anak yang belajar Braille dan menggunakan reglet, tetapi orang tua juga mempelajarinya. Suasana lingkungan belajar dan penyediaan waktu khusus dapat membantu mereka dalam belajar. Komunikasi yang baik diantara ketiganya diharapkan dapat menjadi jembatan mengatasi masalah jika anak mengalami kesulitan belajar.


Full Text:

PDF

References


Amin. M dan Yusuf K.I. 1990. Pendidikan Luar Biasa .Jakarta: YK3S.

Bogdan C. dan Bliken F.K. 1982. Qualitative Research For Education An Introduction To Theory And Method. Boston: Allin and Bacon inc.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1984. Pedoman Menulis Braille Menurut Ejaan Baru yang Disempurnakan Di sekolah Luar Biasa. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1992. Buku Petunjuk Pembelajaran di Sekolah Luar Biasa bagian Tunanetra. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah.

Departemen Pendidikan Nasional. 2000. Pedoman Penulisan Braille Indonesia Bidang Bahasa. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah.

Hallahan, Kaufman. 2005. Special Education. Pierson: Education, inc.

Lexy J. Moleong. 1998. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya.

Sujana. 2007. Sistem dan Manajemen Pelatihan Teori dan Aplikasi. Bandung: Penerbit Falah.

Sutopo B, Heribertus. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Tarsidi, Didi. 2007. Braille, Buku Materi Pokok Mata Kuliah Braille. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

http://massofa.wordpress.com/2008/01/14/kupas tuntas metode penelitian kalitatif bag 2.




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/unik.v1i1.3502

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa)

Creative Commons License
Jurnal UNIK: Pendidikan Luar Biasa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/UNIK.

 

Jurnal Unik Stats