STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN PASIR LAUT DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI CBR (CALIFORNIA BEARING RATIO) (Studi Kasus :Jalan Desa Mangkualam Kecamatan Cimanggu – Kab. Pandeglang)

Rama Indera Kusuma, Enden Mina, Pasadena Rosa Hasibuan

Abstract


Jalan Desa Mangkualam merupakan jalur pengangkutan bahan pertambangan emas di Kec. Cimanggu Kab. Pandeglang. Kondisi tanah pada ruas jalan tersebut mengalami kerusakan akibat beban truk yang melintas tidak sesuai dengan kapasitas jalan. Tujuan dari penelitian ini yaitu memperkuat tanah menggunakan pasir laut dan melihat pengaruhnya terhadap nilai CBR dan sifat fisis tanah.Perbaikan yang dilakukan ialah dengan metode stabilisasi dengan cara mencampurkan tanah asli dengan dengan  pasir laut 10%, 20% dan 30%, kemudian dilakukan pengujian sifat-sifat propertis tanah lempung dan CBR laboratorium sebelum dan setelah distabilisasi dengan menggunakan pasir laut. Dari hasil pengujian atterbberg limit menunjukkan bahwa penambahan pasir laut sampai dengan 30% mengalami penurunan terhadap  nilai indeks plastisitas dari 20,44% menjadi 11,08%. Semakin banyak campuran pasir laut semakin tinggi kepadatannya. Dengan campuran 30% pasir laut meningkatkan nilai CBR dari 10,844 % menjadi 49,462 %. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pasir laut dengan persentase pasir laut sebesar 30% adalah cukup baik untuk mengurangi nilai plastisitas, selain dapat meningkatkan daya dukung tanah berdasarkan nilai CBR dengan kategori baik sebagai subgrade

Keywords


Tanah Lempung, Pasir Laut, CBR Laboratorium, Stabilisasi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jft.v6i2.2473

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons

Jurnal Fondasi by Jurusan Teknik Sipil UNTIRTA  is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Based on work at http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jft