PEMBUATAN GLUKOSA DARI KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) DENGAN PROSES HIDROLISIS

Agatha Permatasari Mayang, Reni Puspita Sari, Rif'an Fathoni

Abstract


Kulit Pisang merupakan salah satu limbah yang dapat mencemari lingkungan. Salah satu kandungan kulit pisang kepok adalah pati (karbohidrat). Pati kulit pisang dapat terkonversi menjadi gula dengan metode hidrolisis. Penelitian ini bertujuan mengkonversi pati kulit pisang kepok menjadi glukosa dan mencari hasil yang optimal dari kadar glukosa, yield dan pH. Proses hidrolisis menggunakan H­2SO4 dengan waktu reaksi (20, 40, 80, dan 60 menit) dan Rasio pati kulit pisang kepok (5, 10, dan 15 gram). Hasil penelitian menunjukkan hasil optimal terdapat pada 10 gram rasio pati kulit pisang kepok di menit ke 60 dengan kadar glukosa sebesar 0,073 ppm, yield 2,4358 % dan pH 6,5.


Keywords


Glukosa, Hidrolisis, Kulit Pisang Kepok

Full Text:

PDF

References


Endang, M.; Setyawardhani, D., Pengaruh Variasi Temperatur dan Konsentrasi Katalis Pada Kinetika Reaksi Hidrolisis Tepung Kulit Ketela Pohon, Ekuilibrium, 2010, 9 (1), 23-27.

Groggins, P.H., Unit Process In Organic Synthesis, Mc Graw Hill Book Company, New York, 1958.

Hardiman, Ciri Jenis dan Cara Pembuatan Tepung Pisang Dan Resep Penggunaan. Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Yogyakarta, 1982.

Henry, A.S.; Henry, H.; Buana, G, Optimisasi Proses Hidrolisis Kertas Bekas dengan Menggunakan Metode Hidrolisis Termal, Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, Yogyakarta, 2010.

Jatmiko, W.; Wusana, A.W.; Yulian, A.R.; Atika, K., Pengaruh Suhu Terhadap Kadar Glukosa Terbentuk Dan Konstanta Kecepatan Reaksi Pada Hidrolisis Kulit Pisang. Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, Yogyakarta, 2011.

Kirk, R.E.; Othmer, D.F., Encyclopedia of Chemical Technology, Interscience Incyclopedia Inc, New York, 1951, vol. 5, Hal. 781-790.

Levenspiel, O., Chemical Reaction Engineering 2nd, John Willey and Sons, New York, 1972.

Lili, C.Y.; Chang, S.M.; Young, Y.L., Investigation of the Physical and Chemical Properties of Banana Starches, Journal of Food Science, 1982, 47, 1493-1497.

Muhaimin, B.W.; Rahma, N.P.; Rika, R.; Yorfan, R., Penentuan Kadar Glukosa Pada Reaksi Hidrolisis Daun Nanas dengan Katalis dan Tanpa Katalis H2SO4, Prosiding Seminar Nasional Kimia, Universitas Semarang, Surabaya, 2017.

Munadjim, Teknologi Pengolahan Pisang, PT Gramedia, Jakarta. 1988.

Novy, S.; Meriatna, H., Kinetika Kulit Pisang Kepok Menjadi Glukosa menggunakan Katalis Asam Klorida, Jurnal Teknologi Kimia Unimal 4, 2010, 51-65.

Retno, W., Pengaruh Suhu, Ph, Waktu Hidrolisis, dan Konsentrasi H2SO4 Terhadap Kadar Glukosa yang dihasilkan Oleh Limbah Kulit Kakao, Fakultas Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2017.

Reza, M.; Yoke, A.; Buana, G., Optimasi Proses Perlakuan Awal dalam Menyingkap Fraksi Hemiselulosa Eceng Gondok Menggunakan Metode Hidrolisis Termal, Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, Yogyakarta, 2010.

Rismunandar, Bertanam Pisang, CV Sinar Baru, Bandung, 1990.

Sastrohamidjojo, H., Kimia Dasar Edisi ke-2, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2005.

Sri, R.G.; Sri, P.; Budi, W.B.; Setiawan; Hidayat, M., Pengaruh Perbandingan Berat Padatan dan Waktu Reaksi Terhadap Gula Pereduksi Terbentuk Pada Hidrolisis Bonggol Pisang, Jurnal Teknik Kimia Indonesia, 2010, vol. 9, 77-82.

Wicaksono, D.R., Pengaruh Konsentrasi Katalis H2SO4 Terhadap Reaksi Hidrolisis Polisakarida Dari Sampah Kota (Sayur dan Buah), Info-Teknik, 2008, vol. 9, 31-35.




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jip.v8i1.5608

Refbacks



Jurnal integrasi Proses (JIP) has been indexed by:

                     

                       

           


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.