PENGARUH KONSENTRASI H2O2 TERHADAP TINGKAT KECERAHAN PULP DENGAN BAHAN BAKU ECENG GONDOK MELALUI PROSES ORGANOSOLV

Retno Sulistyo Dhamar Lestari, Denni Kartika Sari

Abstract


Eceng gondok merupakan salah satu bahan alternatif pengganti kayu pada proses pembuatan pulp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kecerahan pulp yang dihasilkan dengan proses organosolv dengan menggunakan zat pemutih Hidrogen Peroksida (H2O2) dan menentukan kondisi optimum proses pemutihan pulp dengan variasi waktu dan konsentrasi hidrogen peroksida. Tahapan penelitian ini adalah pembuatan pulp dengan memanaskan eceng gondok kering menggunakan larutan ethanol 5% pada 70C selama 1 jam. Pulp yang dihasilkan kemudian dikeringkan dan dilakukan proses bleaching menggunakan larutan hydrogen peroksida (H2O2) dengan variasi konsentrasi 2%, 4% dan 8% berat selama waktu 60, 90, dan 120 menit. Pulp hasil pemutihan dianalisa dengan alat Brightness Elepro dengan parameter % brightness, L*, a*, dan b* dan analisa bilangan Kappa. Kondisi optimum proses pemutihan pada konsentrasi H2O2 8% dan waktu 120 menit dengan nilai L* = 74,61%, a* = -0,91, b* = 10,07, % brightness = 62,45% dan penurunan bilangan Kappa sebesar 4,5.

Keywords


Eceng Gondok, Hidrogen Peroksida, Pemutihan, Pulp, Waktu

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jip.v6i2.726

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal integrasi Proses (JIP) has been indexed by:

                                         

 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.