ANALISIS TINGKAT HALANGAN PRODUKTIVITAS TLS II DI PT. BUKIT ASAM (PERSERO) TBK.

Irnanda Pratiwi

Abstract


PT. Bukit Asam (Persero), Tbk merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yang menggunakan alat TLS, saat ini perusahaan tersebut memiliki 3 unit alat TLS. Pada penelitian ini mengevaluasi faktor – faktor yang terkait dengan tingkat halangan yang terjadi di TLS II. Metode yang digunakan untuk menganalisa tingkat halangan(defect) di TLS II menggunakan Metode Six Sigma. Dari hasil analisa didapatkan data pengeluaran Batubara melalui TLS 2 pada Bulan Januari - September tahun 2016 diketahui jumlah rata-rata jam jalan tiap bulan sebesar 17.851 menitdan jumlah yang defect sebesar 2.795 menit. Mayoritas halangan disebabkan oleh Waktu Tunggu Material/ Stock Jauh atau Tipis 63,4 %, Tersumbat Material Besar di Feeder 25,4 % dan Dozer Tidak ada/ Kurang 7,4 %. Kesimpulannya, untuk mengurangi Halangan yang terjadi adalah faktor manusia(pekerja), maka dari itu pekerja dapat diberikan pelatihan untuk menunjang kinerja dalam mengoperasikan TLS 2. Kemudian dari faktor mesin terutama mesin Dozer, karena saat ini terjadi kekurangan Dozer di TLS 2 maka kedepannya dibutuhkan pengadaan Dozer di TLS 2 lalu dari faktor lingkungan perlu dilakukan perbaikan Pemilahan Batupack dari tambang saat proses loading dalam feeder. 


Keywords


DMAIC , Fishbone , Produktivitas, Sig sigma , Stockpile

Full Text:

PDF

References


Gasperz, V. (2002). Total Quality Management. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum.

Muchjidin. (2006). Pengendalian Mutu dalam Industri Batubara. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Susetyo, J., Winarni, & Hartanto, C. (2011). Aplikasi Six Sigma, DMAIC dan Kaizen sebagai Metode Pengendalian dan Perbaikan Kualitas Produk. Jurnal Teknologi , 4 (1), 78-87.

Tannady, H. (2015). Pengendalian Kualitas. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tjiptono, F. (2004). Manajemen Jasa. Yogyakarta: Penerbit Andi.




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jiss.v3i1a.2071

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  is supported by