Pengukuran Indeks Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan dan Penentuan Prioritas Perbaikan Di Puskesmas Dengan Metode (Potential Gain in Customer Value) Di Kota Cilegon

Ahmad Faisal Gucci, Hadi Setiawan

Abstract


Reformasi dibidang kesehatan dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat agar terwujud derajat kesehatan yang optimal seta dapat dijangkau oleh seluruh lapiran masyarakat. Hal ini tertuang  dalam keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 951/Menkes/SK/VI/2000 yaitu “Tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal”.Kota Cilegon yang merupakan kota industri di Provinsi Banten sangat membutuhkan penyedia pelayanan jasa kesehatan yang memadai. salah satunya oleh Puskesmas.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prioritas perbaikan layanan yang diinginkan oleh masyarakat serta mencari besaran tingkat kepuasan pasien pada puskesmas Kecamatan Cilegon dan Kecamatan Cibeber berdasarkan indeks Potential Gain in Customer Value (PGCV). Penelitian dilakukan selama lebih dari satu bulan dengan hasil bahwa pada Puskesmas di Kecamatan Cibeber nilai prioritas tertinggi yakni diperlukannya adalah kualitas layanan petugas seperti menerima kritik dengan nilai indeks kepuasan 7,33, memberikan informasi kepada pasien serta meningkatkan fasilitas puskesmas (7,04), sedangkan puskesmas di Kecamatan Cilegon memiliki prioritas perbaikan utama yakni cepat tanggap dalam menangani pasien (7,59) serta memperbaiki kualitas layanan dan prasarana (7,13). Penelitian ini menggunakan metode PGCV (Potential Gain in Customer Value).


Keywords


PGCV, nilai indeks, prioritas, customer value.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.