Analisa Tingkat Keandalan Operator Inside Welding dengan Metode Human Error Assessment and Reduction Technique

Saida Masitoh, Yayan Harry Yadi, Ade Sri Mariawati

Abstract


PT. X merupakan salah satu perusahaan penghasil pipa baja las terbesar di Indonesia. Dalam proses produksi pipa gas API 5L X 60M khususnya bagian welding, sebesar 11,35%  produk yang dihasilkan masih mengalami cacat. salah satu penyebab utama terjadinya cacat pada produk adalah akibat kesalahan manusia dalam proses pengendalian mesin, yaitu bagian inside welding. Penelitian ini bertujuan untuk  mengidentifikasi jenis kesalahan operator pada bagian inside welding, mengukur tingkat keandalan operator, menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakandalan operator, dan memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan keandalan operator. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Human Error Assessment and Reduction Technique yang digunakan untuk mengukur besarnya keandalan operator.Tahap awal yang dilakukan pada metode ini adalah membuat task analisis, kedua mengidentifikasi dan mengklasifikasikan human error, mengkategorikansetiap item pekerjaan dengan Generic Task Type (GTT), memilih faktor Error Producing Conditions (EPC),menentukan nilai proporsi effect dari EPC, menghitung total nilai Assessed Effect (AE), menentukan nilai Human Error Probability (HEP), dan terakhir adalah menghitung nilai keandalan operator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keandalan operator pada bagian inside welding sebesar 0,025. Hasil tersebut menunjukkan keandalan yang rendah sehingga perlu dilakukan perbaikan sistem kerja dengan memberikan pelatihan dengan metode on the job training, memberikan fan exhaust pada bagian inside welding, mengganti mesin motor listrik dengan yang baru, serta melakukan maintenance pada mesin secara berkala.

Keywords


HEART, Inside Welding, Keandalan, EPC, HEP

Full Text:

PDF

References


Aidil, J. 2006. Analisis Ketidaksuksesan Kualitas Produk Pada Bagian Pencetakan Akibat Kesalahan Manusia (Human Error) Melalui Pendekatan Human Reliability Assessment (HRA). Jurusan Teknik Industri, UPN “Veteran”, Jawa Timur.

Bakar, Y. 2007. Rancangan Perbaikan Faktor Penyebab Terjadinya Human Error Pada Divisi Pabrik Kantong PT. Semen Padang.Tesis, Sekolah Pasca Sarjana-Universitas Sumatera Utara, Medan.

Bougenville, A. 2011.Minimasi Human Error dengan Pendekatan HRA (Human Reliability Assessment) Pada Proses Assembly di PT. Surya Toto Indonesia.Skripsi, Jurusan Teknik Industri FT-UNTIRTA, Cilegon.

Dhillon, B. 2007.Human Reliability and Error in Transportation Systems.Springer-Verlag, London.

Dhillon, B. 2008.Reliability Technology, Human Error, and Quality in Health Care.CRC Press, Taylor & Francis Group, London.

Ekarendyka, E.V. 2013.Pengaruh Pelatihan Terhadap Kemampuan Kerja dan Kinerja Karyawan. Fakultas Ilmu Administrasi-UNBRAW, Malang.

Lubis, K.A. 2008.Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.Tesis, Program Studi Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana-Universitas Sumatera Utara, Medan.

Rahayu, R. 2002. Hubungan Suhu Lingkungan dengan Waktu Reaksi Rangsang Cahay Tenaga Kerja Di Bagian Teknik Logam Balai Yasa Perumka. Yogyakarta

Ramdan, I.M. 2007. Dampak Giliran Kerja, Suhu dan Kebisingan Terhadap Perasaan Kelelahan Kerja di PT. LJP Provinsi Kalimantan Timur. The Indonesian Journal of Public Health, Vol. 4, No. 1, Juli 2007:8-13.

Sanders, M.S., & Cormick, E.J. 1993. Human Factors in Engineering and Design 7thEdition.Mc Graw Hill.

Smith, S.P & Harrison, M. 2002. Augmenting Descriptive Scenario Analysis for Improvements in Human Reliability Design. The University of York, United Kingdom.

Spurgin, A.J. 2010. Human Reliability Assessment Theory and Practice. Taylor & Francis, London




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jti.v2i2.409

Refbacks

  • There are currently no refbacks.