Perencanaan kebutuhan bahan baku dengan metode material requirement planning (MRP) pada proses produksi jas almamater di home industry Kun Tailor Tulungagung

Yuli Agustrimah, Agustin Sukarsono, Sukarni Sukarni

Abstract


Perencanaan kebutuhan bahan baku berdampak pada kelancaran proses produksi dan tercapainya tujuan perusahaan. Penelitian ini menitikberatkan pada perencanaan kebutuhan bahan baku untuk proses produksi jas almamater pada home industry Kun Tailor Tulungagung. Hasil observasi menunjukkan temuan masalah manajemen rantai pasok kurang baik dan jadwal produksi tidak sistematis sehingga terjadi kekurangan bahan baku proses produksi. Metode penelitian menggunakan material requirement planning dengan analisis lot sizing: Wagner-Whitin, lot for lot, economic order quantity, period order quantity dan part period balancing. Teknik peramalan permintaan penelitian ini menggunakan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kebutuhan bahan baku perbulan untuk bahan baku kain sebanyak 171,46 meter, bahan baku puring sebanyak 118,25 meter, bahan baku benang sebanyak 4.493,5 meter dan bahan baku kancing sebanyak 946 pcs. Jumlah produksi jas almamater rata-rata perbulan 118 pcs. Teknik lot sizing yang paling efisien adalah Wagner-Whitin dengan penghematan total sebesar 51%.

 

Planning raw material impacted to smooth production process and achievement of company goals. This research focused on planning raw material requirements for almamater jacket production process at Kun Tailor Tulungagung home industry. The observation showed the supply chain management problems are not in at the good level, production schedule nonsystematic, caused a shortage of raw materials production process. The research method used material requirement planning with lot sizing analysis: Wagner-Whitin, lot for lot, economic order quantity, period order quantity, and part period balancing. The demand forecasting technique this research used linear regression analysis. The results showed average monthly raw material needs were 171,46 meters of raw material, croton raw materials were 118,25 meters, yarn raw materials were 4,493.5 meters, and button materials were 946 pcs. The average amount of production per month almamater jacket was 118 pcs. The most efficient lot sizing technique was Wagner-Whitin, with a total savings of 51%.


Keywords


Production process, lot sizing, Wagner-Whitin.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Badan Pusat Statistik (BPS). (2019). Statistik Indonesia 2019. Diakses di http://bit.ly/StatistikIndonesia. Diakses pada 1 Mei 2020 pukul 11.20 WIB.

Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan. (2015). Diakses di http://bit.ly/BRIKPakaianJadi. Diakses pada 1 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

Kompasiana. (2019). 3 Peran Penting UMKM Penggerak Perekonomian Indonesia. Diakses di https://www.kompasiana.com/hikhman/599eabfae728e442d60622e2/3-peran-penting-umkm-penggerak-penting-ekonomi-indonesia. Diakses pada tanggal 24 Maret 2019 pukul 11.16 WIB.

Abdillah, A. A. (2017). Perencanaan persediaan bahan baku berdasarkan permintaan pasar dengan menggunakan pendekatan single moving average dan single eksponential smoothing with linier trend menggunakan metode material requirement planning. [Skripsi]. Bandar Lampung: Universitas Lampung

Yusnita E., & Derlini. (2018). Analisis pengendalian persediaan bahan baku produk sepatu kulit dengan menggunakan metode material requirement planning (MRP) (Study kasus CV. Kotama Shoes). Jurnal Teknologi Industri, vol. 30, no. 1, pp. 18-25.

Rahmat. (2013). Statistika Penelitian. Bandung: Pustaka Setia.

Idris, I., & Sulaiman, F. (2015). Penggunaan material requirement planning (MRP) pada perusahaan XYZ. Jurnal Malikussaleh Industrial Engenering Journal, vol. 04, no. 02, pp. 11-16.

Abubakar, Ahmad, A. (2017). Perencanaan kebutuhan bahan baku dengan metode material requirement planning (MRP) seragam sekolah di CV. Nur Khairunnisa. Jurnal Repository UNHAS. Makasar: Universitas Hasanudin Makasar.

Yedida, C. K., & Ulkhaq, M. M. (2017). Perencanaan kebutuhan persediaan material bahan baku pada CV Endhigra Prima dengan Metode Min-Max. Industrial Engineering Online Journal, vol. 6, no. 1.

Mula, J., Poler, R., & Garcia-Sabater, J. P. (2007). Material requirement planning with fuzzy constraints and fuzzy coefficients. Fuzzy Sets and Systems, vol. 158, no. 7, pp. 783-793.

Wahyuni, A., & Syaichu, A. (2015). Perencanaan persediaan bahan baku dengan menggunaakan metode material requirement planning (MRP) produk kacang shanghai pada Perusahaan Gangsar Ngunut Tulungagung. Jurnal Spectrum Industri, vol. 13, no. 2, pp. 141-156 (16).

Liestyana, Y, Utami, Y., & Akbar, H. (2008). Faktor-faktor kritis dalam penerapan material requirement planning, Jurnal Karisma, vol. 2, no. 2, pp. 155-174.

Irwadi, M. (2015). Penerapan reorder point untuk persediaan bahan baku produksi alat pabrik kelapa sawit pada PT. Swakarya adhi usaha Kabupaten Banyuasin. Jurnal ACSY: Jurnal Akuntansi Politeknik Sekayu, vol. 2, no. 1, pp. 21-30.

Aristiyanto, F., Putri, N. T., & Adi, A. H. B. (2016). Usulan aplikasi metode material requirement planning (MRP) dalam perencanaan kebutuhan firebrick PT. Semen Padang. Jurnal Optimasi Sistem Industri, vol. 15, No. 2, pp/ 217-226.

Janie, D. N A. (2012). Statistik Deskriptif & Regresi Linear Berganda dengan SPSS. Semarang: Semarang University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/tjst.v16i1.7590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.