TES KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DALAM PEMBELAJARAN

Tatu Hilaliyah

Abstract


Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Seorang pembicara harus memilih ragam bahasa yang sesuai dengan ekologi bahasa. Tujuan utama dari berbicara adalah untuk berkomunikasi. Agar kegiatan berbicara yang bertujuan informatif dapat diterima pendengar, pembicaraan secara keseluruhan harus jelas, logis, dan sistematis. Tes berbicara adalah pengukuran untuk mengumpulkan informasi mengenai kemampuan seseorang dalam keterampilan berbicara. Tes berbicara dapat dilakukan dengan tes terpadu atau integratif. Aspek-aspek yang dinilai dalam tes keterampilan berbicara meliputi lafal, tata bahasa, kosakata, kefasihan, isi pembicaraan, dan pemahaman. Tes berbicara secara umum dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yakni tes berbicara langsung dan tes berbicara tidak langsung. Tes berbicara itu bervariasi jika dilihat dari berbagai sudut pandang, seperti jenis berbicara yang digunakan, kontak pembicara-pendengar, teknik dan penampilan, kesiapan pembaca, serta jenis bahasa yang digunakan.


Keywords


Tes Keterampilan Berbicara, dalam Pembelajaran

Full Text:

PDF

References


Akhadiah, Sabarti dkk. 1999. Evaluasi dalam Pengajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: P2LPTK Depdikbud.

Arikunto, Suharsimi. 1991. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arifin, Zinal. 2010. Evaluasi Pembelajaran. PT. Remaja Rosdakarya : Bandung.

Cahyani, Isah dan Hodijah. 2007. Kemampuan Berbahasa Indonesia di SD. UPI Press: Bandung

Depdiknas. 2004. Penilaian Kelas. Jakarta: Depdiknas.

Heryati, Yeti. 2009. Penerapan Model Pembelajaran siswa aktif (Student Active Learning) bagi Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia. Disertasi. Bandung: UPI.

Harsiati, Titik. 2002. “Penilaian Berbasis Kelas dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia”. Makalah.

Hayat, Bahrul: 2003. “Penilaian Kelas (Classroom Assessment) dalam Penerapan Standard Kompetensi”.

Nurgiyantoro, Burhan. 2012. Penilaian Pembelajaran Bahasa. PBFE UGM : Yogyakarta.

Nurgiyantoro, Burhan. 1995. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra.Yogyakarta: BPFE.

Oller, John W. 1979. Language Test at School, a Pragmatic Approach. London: Longman Group.

Rofi’uddin, Ahmad dan Zuhdi, Darmiyati. 2002. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Tinggi . Malang: Universitas Negeri Malang.

Silverius, Suke. 1991. Evaluasi Hasil Belajar dan Umpan Balik. PT Grasindo : Jakarta.

Sudjana, Nana. 2010. Penialain Hasil Proses Belajar Mengajar. PT. Remaja Rosdakarya : Bandung.

Santoso, Puji dkk. 2007. Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Shihabuddin, H. 2009. Evaluasi Pengajaran bahasa Indonesia. Bandung: UPI.

Tarigan, Henry Guntur. 1981. Berbicara Sebagai suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/jmbsi.v2i1.1559

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)

Pengunjung Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia