IDENTIFIKASI TELUR CACING PARASIT PADA FESES HEWAN TERNAK DI PROPINSI BANTEN

Hadi Susilo, Nurullah Asep Abdillah, Kiki Rizki Amelia

Abstract


Hewan ternak mamalia seperti: sapi, kambing, kerbau dan kelompok unggas seperti: ayam dan bebek memiliki peran penting, salah satunya untuk kebutuhan pangan. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahuidan mengidentifikasi telur cacing parasit pada feses hewan ternak Di Propinsi Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah metode flotasi dan sedimentasi dengan menggunakan sampel feses hewan ternak (sapi, domba dan kerbau). Hasil penelitian menunjukan bahwa hewan ternak di Provinsi Banten terinfeksi Nematoda, Trematoda dan Cestoda pada fesesnya. Telur cacing parasit yang ditemukan sebanyak 9 jenis, yaitu: Haemochus, Trichostronylus, Toxocara, Cooperia,Trichiuris trichiura, Strongyloid sp.,Moniezia sp.,Fasciola sp.dan Paramphistomum sp. Prevalensi tertinggi  dan intensitas tertinggi dari jenis Haemochus. Infeksi pada ternak juga dapat terjadi secara tunggal atau campuran (terdiri atas dua atau lebih cacing parasit). Prevalensi tertinggi adalah infeksi tunggal Nematoda 56,25% dan infeksi campuran (kombinasi Trematoda dan Nematoda) sebanyak 28,75%. Tingkat prevalensi dan intensitas telur cacing parasit di hewan ternak di Provinsi Banten tergolong rendah.


Keywords


identifikasi parasit, feses, telur cacing, hewan ternak

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30870/biodidaktika.v15i2.8719

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 BIODIDAKTIKA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA