Analisis Keseimbangan Lintasan untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi dengan Pendekatan Line Balancing dan Simulasi

Vickri Fiesta Daelima, Evi Febianti, Muhammad Adha Ilhami

Abstract


PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), dimana perusahaan ini belum mampu untuk memenuhi target permintaan yang ada dan target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Hal tersebut diidentifikasi terjadi bottleneck (stasiun bottleneck) pada lintasan produksinya sehingga perusahaan belum mampu memenuhi target permintaan dan target produksinya. Karena itulah maka perlu adanya identifikasi bottleneck (stasiun bottleneck) dan upaya menurunkan waktu siklus pada stasiun tersebut untuk meningkatkan kapasitas produksi sehingga target permintaan dan target produksi bisa dicapai. Pada penelitian ini, pendekatan line balancing dan simulasi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dimana pendekatan line balancing untuk menentukan penggabungan stasiun kerjanya dan simulasi untuk mengetahui hasil output-nya. Dalam penelitian ini terdapat 3 kriteria model usulan yaitu berdasarkan cycle time maksimum, takt time permintaan dan takt time produksi. Hasil dari penelitian ini adalah mendapatkan model usulan dengan nilai output produksi yang maksimum. Dimana hasil output produksi berbanding terbalik dengan waktu siklusnya. Semakin kecil waktu siklusnya maka akan semakin besar output sistem yang dihasilkan. Dari ketiga model usulan tersebut dapat didapatkan bahwa waktu siklus untuk takt time permintaan 13,6793 detik dan menghasilkan output 2043 unit / shift, waktu siklus untuk cycle time maksimum 16,3625 detik dan hasil output-nya 2042 unit / shift serta waktu siklus untuk takt time produksi 14,6253 detik dan hasil output-nya 1963 unit / shift. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa takt time permintaan lebih baik daripada takt time produksi dan cycle time maksimum.


Keywords


Bottleneck, Line Balancing, Simulasi

Full Text:

PDF

References


Baroto, T. 2001. Perencanaan Line Balancing Guna Meningkatkan Output Produksi, Jurnal Optimum, Volume 2 No. 1, hal. 108 – 116.

Harrell, C. 2000. Simulation Using Promodel. United States Of America : McGraw – Hill.

Law And Kelton. 1991. Simulation Modeling and Annalysis, 2nd ed., New York : McGraw – Hill.

Perwitasari, D.S., 2008. Perbandingan Metode Ranked Positional Weight dan Kilbridge Wester Pada Permasalahan Keseimbangan Lini Lintasan Produksi Berbasis Single Mesin Model. Skripsi. Teknik Informatika ITB, Bandung.

Simatupang, T.M. 1995. Pemodelan Sistem. Studio Manajemen, Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung. Bandun


Refbacks

  • There are currently no refbacks.