Penerapan Metode Multi Attribute Decision Making Weighted Product dalam Pemilihan Supplier

Suhartanto Suhartanto, Putiri Bhuana Katili, Hadi Setiawan

Abstract


PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri baja yang juga merupakan salah satu anak perusahaan baja terbesar di Indonesia. Perusahaan tersebut memproduksi baja tulangan dan baja profil yang diproduksi secara terus-menerus. Selama ini PT. XYZ memilih supplier hanya  didasarkan penilaian subjektif yang memperhatikan dua kriteria, yaitu harga dan kualitas. Namun pada kenyataannya pemenuhan pesanan sering kali merugikan perusahaan, seperti kedatangan yang terlambat dari waktu yang telah disepakati serta jenis pesanan yang sering tidak sesuai. PT. XYZ belum mempunyai metode yang dapat memilih supplier secara terstruktur dan objektif. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk memilih supplier dengan menggunakan metode yang terstruktur dan bersifat objektif di  PT. XYZ. Bearing merupakan salah satu bagian dari elemen mesin yang memegang peranan cukup penting karena fungsi dari bantalan (bearing) yaitu untuk menumpu sebuah poros agar poros dapat berputar tanpa mengalami gesekan yang berlebihan. Saat ini, PT. XYZ mempunyai tiga supplier untuk memenuhi kebutuhan bearing. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan supplier bearing terbaik dengan cara meranking beberapa alternatif supplier berdasarkan kriteria pemilihan supplier yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu kriteria harga, ketepatan pengiriman, kualitas (tingkat kecacatan), lama bermitra, dan jarak. Metode yang digunakan dalam pengambilan keputusan pemilihan supplier dalam penelitian ini yaitu dengan metode MADM yang merupakan metode untuk pemilihan alternatif terbaik yang dilakukan dengan metode pembobotan (Analytical Hierarchy Process) AHP yang bertujuan untuk mendapatkan nilai bobot prioritas pada tiap kriteria dengan nilai 0,152 untuk kriteria harga; 0,316 untuk ketepatan pengiriman; 0,343 untuk kualitas (tingkat kecacatan); 0,095 untuk lama bermitra; dan 0,094 untuk jarak. Setelah didapatkan nilai bobot prioritas tahapan selanjutnya yaitu perankingan dengan metode WP dengan hasil nilai vektor untuk tiap perusahaan yaitu PT. A sebesar 0,250; PT.B sebesar 0,373; dan PT.C sebesar 0,377. Berdasarkan hasil tersebut didapatkan bahwa PT.C akan menjadi kandidat terpilih sebagai supplier yang paling diprioritaskan sebagai supplier bearing.

Keywords


Pemilihan Supplier, Bearing, MADM, Analytical Hierarchy Process, WP

References


Anandita, M. 2007. Pengaruh Kolaborasi pada Rantai Pasok Terhadap Performansi Perusahaan. Skripsi, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan. Bandung.

Basyaib, F. 2006. Teori Pembuatan Keputusan. PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta.

Hasbullah, S. 2011.Pemilihan Supplier Menggunakan Metode Fuzzy Multi Attribute Decision Making (MADM) di PT. XYZ. Skripsi, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Cilegon. Hijriana, Y. 2011. Pemilihan Supplier Berdasarkan Multi Attribute Decision Making (MADM) dengan Metode AHP dan TOPSIS. Skripsi, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Cilegon.

Indrayani, R. 2007.Usulan Perbaikan Pemilihan Pemasok dengan Menggunakan Metode Benchmarking di PT. Krakatau Steel. Skripsi, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Cilegon.

Kusumadewi, S; Hartati, S; Harjoko, A; Wardoyo, R. 2006.Fuzzy Multi-Attribute Decision Making (Fuzzy MADM). Graha Ilmu. Yogyakarta. Pujawan, I, N. 2005. Supply Chain Management. Guna Widya. Surabaya




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jti.v1i3.69

Refbacks

  • There are currently no refbacks.