SUMPAH SERAPAH SEBAGAI PERWUJUDAN PENGHINAAN DALAM WACANA MONOLOG MEME PILPRES 2019

Odien Rosidin, Asep Muhyidin

Abstract


Fenomena penggunaan tindak tutur penghinaan dalam humor meme Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2019 merupakan fakta linguistik yang menarik dan penting diselidiki. Kajian penelitian ini terpumpun pada masalah tindak tutur penghinaan berdasarkan tinjauan ekspresi bahasa, jenis sumpah serapah, dan jenis referensi yang digunakan untuk mengungkapkan tindak tutur lokusi penghinaan. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: (1) berdasarkan unit gramatikal yang dipakai sebagai ekspresi bahasa, tindak tutur penghinaan diungkapkan dengan kata, frasa, dan klausa; (2) berdasarkan sumpah serapah yang digunakan, tindakan penghinaan yang dilakukan dikategorikan sebagai makian; dan (3) berdasarkan referensi kata-kata yang digunakan sebagai pengungkap tindak tutur lokusi penghinaan, referensi sumpah serapah terdiri atas (a) keadaan, (b) profesi, dan (c) kekerabatan.


Keywords


Sumpah Serapah; Meme; Pilpres 2019.

Full Text:

PDF

References


Andersson, L.G. dan Richard Hirsch. 1985. “A Project on Swearing: A Comparison between American English and Swedish”. Dalam Swearing Report No.1.

Black, Elizabeth. Stilistika Pragmatis. Terjemahan Ardianto, dkk. 2011. Jakarta: Pustaka pelajar.

Hughes, Geoffrey. 1991. Swearing: a Social History of Foul Language, Oaths and Profanity in English. UK: Blackwell.

Jay, Timothy. 1992. Cursing in America. A Psycholinguistic study of dirty language in the courts, in the movies, in the schoolyards, and on the streets. Amsterdam & Philadelphia: John Benjamins.

Laksana, I Ketut Darma. 2003. “Tabu dalam Bahasa Bali”. Disertasi tidak Diterbitkan. Depok: Pascasarjana Universitas Indonesia.

Leech, Geoffrey. Prinsip-prinsip Pragmatik. Terjemahan oleh M.D.D. Oka. 1993. Jakarta: UI Press.

Mey, Jacob L. 1993. Pragmatics: An Introduction. Oxford: Basil Blackwell Inc.

Miles, Matthew B. dan Huberman, A. Michael. Analisis Data Kualitatif. Terjemahan Tjejep Rohendi Rohidi. 1992. Jakarta: UI Press.

Rahardi, Kunjana. 2003. Berkenalan dengan Ilmu Bahasa Pragmatik. Malang: Dioma.

Sudaryanto. 1988a. Metode Linguistik Bagian Pertama ke Arah Memahami Metode Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Veronica, Chan Kar Wang. 1997. Social Attitudes towards Swearing and Taboo Language. Disertasi tidak diterbitkan. Hongkong: University of Hongkong.

Wijana, I Dewa Putu dan Rohmadi. 2007. Sosiolinguistik Kajian Teori dan Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yule, George. Pragmatik. Terjemahan oleh Indah Fajar Wahyuni. 1996. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/jmbsi.v5i1.8075

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia

Pengunjung Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia