MODEL KOMUNIKASI PARIWISATA KAMPUNG WARNA WARNI DESA BURAI KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN

Dwi Maharani, Hajaro Fikri Al Amin

Abstract


Desa burai secara geomorfologis dan sosial budaya memiliki potensi yang cukup baik dan dapat dikembangkan melalui pembentukan suatu komunitas. Pokdarwis Desa Burai mengelolah desa wiasta yang melibatkan pemerintah Desa Burai, karangtaruna desa burau dan masyarakat sekitar, kerjasama yang terjalin untuk mewujudkan desa wista ini tidak terlepas dari proses komunikasi yang efektif. Pada Penelitian ini menggunakan teori Burhan Bungin mengenai komunikasi pariwisata yaitu melalui Komunikasi Kelompok dan Komunikasi online pariwisata dapat mengidentifaksi sejauh mana pengembangan potensi wisata Kampung Warna-warni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti melakukan observasi langsung kelapangan untuk mengumpulkan data melalui wawancara dengan subjek yang dipilih sebagai sumber informasi. Hasil dari penelitian ini adalah model komunikasi pariwisata kampung warna-warni menggunakana bentuk komunukasi dua arah dimana terjadi timbal balik atau adanya kerjasama antara Pokdarwis saat melibatkan karang taruna dan masyarakat sekitar dalam pengembangan desa wisata kampung warna-warni.

Full Text:

PDF (21 - 37)

References


Bakti, I., et all. (2018). Pengembangan

Model Komunikasi Pariwisata

Bebasis Kearifan Lokal Di Kawasan Geopark Pangandaran. Jurnal Kajian

Komunikasi Universitas Padjajaran.

Ben, S M. (2018). Filsafat Pariwisata

Sebuah Kajian Filsafat Praktis.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Chamdani, U. (2018). Komunikasi

dalam Pembangunan Destinasi Pariwisata. Yogyakarta; Budi Utama

Fiske, J. (2012). Pengantar Ilmu

Komunikasi. Jakarta:PT Raja

grafindo Persada

Hidayat, M. (2011). Strategi

Perencanaan Dan Pengembangan Objek Wisata (Studi Kasus Pantai Pangandaran Kabupaten Ciamis Jawa Barat). Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. 1 (1).

Joehastanti, J. (2012). Strategi

Pemasaran Wisata Alam untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kawasan Wisata Kabupaten Kediri. Jurnal Ilmu Manajemen. Vol. 1(2)

Kriyantono, R. (2014). Teori Public

Relations Perspektif Barat Dan

Lokal: Aplikasi Penelitiandan

Praktik. Jakarta: Kencana.

Muljadi, A J. (2012). Kepariwisataan

dan Perjalanan. Jakarta: Raja Grafindo Persad

Nugraha, A., R. (2017). Model

Komunikasi Pariwisata Yang Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Then Messenger Universitas UNPAD. Diakses pada tanggal 6 februari 2020.

Priasukmana, S., Mulyadin, R. (2013).

Pembangunan Desa Wisata : Pelaksanaan Undang-undang Otonomi Daerah. Jornal Pariwisat.

Ratu, C., Adikampana, I. (2016).

“Strategi Pemasaran Desa Wisata Blimbingsari Kabupaten Jembrana”. Jurnal Destinasi Pariwisata. Vol. 4 (1). Universitas Udayana, Denpasar.

Sugiama, G. (2013). Manajemen Aset

Pariwisata. Bandung : Guardaya Intimarta

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian

Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alpabeta

Sunaryo, B. (2013). Kebijakan

Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep Dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media

Windu, Nuryanti. (2013). Concept,

Perseptive and challenges, Konferensi Internasional; Pariwisata Budaya. Yogyakarta; Gajamada University Press

Yoeti, Oka.(1996). Pengantar Ilmu

Pariwisata. Bandung: Angkasa




DOI: http://dx.doi.org/10.31506/jrk.v12i1.10796

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

JRK, Jurnal Riset Komunikasi is published by Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 

Publisher Address:  Jl. Raya Palka Km 3 Sindangsari, Pabuaran, Kab. Serang Provinsi Banten., Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus Pakupatan, Serang, Banten, Indonesia. Telepon/Fax: (0254) 280330, Email: jurnalrisetkomunikasi@untirta.ac.id |

 

View My Stats