UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK BIJI PINANG (Arecha cathecu L.) TERHADAP MORTALITAS HAMA PENGGEREK POLONG KEDELAI (Etiella zinckenella Treitschke) DI LABORATORIUM

Desita Salbiah, Natasa Ika Putri

Abstract


Pod Borer (Etiella zinckenella) is a major pest in soybean cultivation. The chemical pesticides used in agriculture are causing various detrimental effects on our health as well as on environment. Botanical pesticides such as betel nut (Areca catechu L.) is an alternative pest control to reduce the use of synthetic chemical pesticides. This research was conducted in the plant pest laboratory, Faculty of Agriculture, Riau University. This study was conducted in order to found a concentration of betel nut seed extract (Areca catechu L.) which is effective to control E. zinckenella in soybean crops. The experiment using a completely randomized design with six treatments. Betel nut seed extract concentration are 0 g L-1 of water, 20 g L-1 of water, 40 g L-1 of water, 60 g L-1 of water, 80 g L-1 of water, and 100 g L-1 of water and each treatment was repeated four times. The result showed 40 g L-1 of water of betel nut seed extract is effective concentration and able to kill 80% E. zinckenella larvae. 


Full Text:

PDF

References


Adisarwanto, T. 2008. Kedelai. Penebar Swadaya. Jakarta.

Aminah S.N. 1995. Evaluasi Tiga Jenis Tumbuhan sebagai Insektisida dan Repelan terhadap Nyamuk di Laboratorium. Tesis (Tidak dipublikasikan). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Angreni, B.L., J.J. Bana, dan D. Amalo. 2019. Pengaruh Pemberian Ekstrak Pinang (Areca Catechu L.) terhadap Kesintasan Telur Keong Mas (Pomacea Canaliculata Lamarck). Jurnal Biologi Tropis. 19 (2): 294-301.

Anshori, A., dan C. Prasetiyono. 2016. Pestisida pada Budidaya Kedelai. Journal of Sustainable Agriculture. 32(1): 38-44.

Arifin, H. Riyono, dan H. Elka. 2012. Efek Ekstrak Etanol Biji Pinang Muda (Areca Catechu L.) terhadap Aktifitas Sistem Saraf Pusat Mencit Putih. Universitas Andalas. Padang. (Tidak Dipublikasikan).

Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. 2017. Produksi Kedelai Menurut Provinsi. https://www.pertanian.go.id/Data5tahun/TPATAP2017(pdf)/24Prodked kedelai.pdf. Diakses Tanggal 5 April 2020.

Baliadi, Y., W. Tengkano, dan Marwoto. 2008. Penggerek Polong Kedelai, Etiella zinckenella Treitschke (Lepidoptera: Pyralidae), dan strategi Pengendaliannya di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian. 27(4): 113-123.

Dono, D., D. Prijono, S. Manuwoto, D. Buchori, Dadang, dan Hasim. 2006. Pengaruh Rokaglamida dan Parasitoid Eriborus Argenteopilosus terhadap Kadar dan Profil Protein Hemolimfa Larva Crocidolomia Pavonana Serta Melanisasi Kutikula. Jurnal Agrikultura. 17(3): 185-194.

Eri, D. Salbiah, dan H. Laoh. 2013. Uji beberapa Konsentrasi Biji Pinang (Areca catechu) untuk Mengendalikan Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Faperta. 1(2): 1-9. Gassa, A. 2011. Pengaruh Buah Pinang (Arecha catechu) terhadap Mortalitas Keong Mas (Pomacea canaliculata) pada berbagai Stadia. Jurnal Fitomedika Vol. 7(3): 171-174.

Haditomo, I. 2010. Efek Larvasida Ekstrak Biji Pinang (Areca catechu) terhadap Aedes aegypti L. Skripsi (Tidak dipublikasikan). Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

lhsanurrozi, M. 2014. Perbandingan Jumlah Anak dari Mencit Betina yang Dikawinkan dengan Mencit Jantan yang Mendapat Perlakuan Jus Biji Pinang Muda dan Jus Daun Jati Belanda (Online). repository.upi.edu. Diakses Tanggal 27 Mei 2019.

Marwoto dan N. Saleh. 2003. Peningkatan Peran Parasitoid Telur Trichogrammatoidea bactrae-bactrae dalam Pengendalian Penggerek Polong Kedelai Etiella spp. Jurnal Litbang Pertanian. 22(4): 141-149.

Marwoto dan S.W. Indiati. 2009. Strategi Pengendalian Hama Kedelai dalam Era Perubahan Iklim Global. Jurnal Iptek Tanaman Pangan 4(1): 94-103.

Meilin, A. 2009. Pemanfaat Pestisida Nabati pada Tanaman Sayuran. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Jambi.

Mubarokah, W.W., W. Nurcahyo dan Kurniasih. 2018. Daya Anthelmintik Infusa Biji Buah Pinang (Areca catechu) terhadap Cacing Ascaridia galli secara in vitro. Jurnal Sain Veteriner. 36(2): 254-259.

Mulyana. 2002. Ekstraksi Senyawa Aktif Alcohol, Kuinon, dan Saponin dari Tumbuhan Kecubung sebagai Larvasida dan Insektisida terhadap Nyamuk Aedes aegepty. Skripsi (Tidak dipublikasikan). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Mulyaningsih, S., dan S. Subaktyo. 2014. Mudah Membuat Pestisida Ampuh. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Natawigena, H. 1993. Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman. Trigenda Karya. Bandung.

Prijono, D. 2002. Pengujian Keefektifan Campuran Insektisida: Pedoman bagi Pelaksanaan Pengujian Efikasi untuk Pendaftaran Pestisida. Jurusan HPT, IPB. Bogor.

Rusdy, A., Hasnah, dan S. Hafsah. 1998. Uji Efektivitas beberapa Dosis Biji Pinang (Areca catechu) untuk Mengendalikan Keong Mas Padi Sawah (Pomacea canaliculata). Laporan Penelitian (Tidak dipulikasikan). Universitas Syiah Kuala. Aceh.

Rohmah, E.A., dan T.B. Saputro. 2016. Analisis Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Varietas Grobogan Pada Kondisi Cekaman Genangan. Jurnal Sains dan Seni ITS. 5(2): 29-33.

Siburian, D., Y. Pangestiningsih dan L. Lubis. 2013. Pengaruh Jenis Insektisida Terhadap Hama Polong Riptortus linearis F. (Hemiptera: Alydidae) dan Etiella zinckenella Treit. (Lepidoptera: Pyralidae) pada Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Jurnal Online Agroekoteknologi. 2(2): 893-904.

Tukimin, S.W., dan Rizal, M. 2002. Pengaruh Ekstrak Daun Gamal (Gliricidia sepium) terhadap Mortalitas Kutu Daun Kapas (Aphis gossypii) Glover.http://balittas.litbang.deptan.go.id/ind/images/lamogan/pengaruh%20ekstrak%20d aun%20gamal.pdf. Diakses Tanggal 04 Juni 2021.

Wijayakusuma, H. 1996. Tanaman Berhasiat Obat di Indonesia. Jilid IV. Pustaka Kartini. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.33512/jur.agroekotetek.v13i2.13156

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Agroekoteknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:


View My Stats Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.