Pengaruh Suhu Reaksi Dan Konsentrasi Katalisator Zeolit Alam Bayah Termodifikasi Pada Reaksi Esterifikasi

Nuryoto Nuryoto

Abstract


Suhu reaksi dan konsentrasi katalisator  merupakan faktor yang mempengaruhi kecepatan suatu laju reaksi kimia. Peningkatan suhu reaksi akan berdampak pada peningkatan tumbukan pada molekul zat yang bereaksi, sementara peningkatan konsentrasi katalisator  padat akan meningkatan jumlah sisi aktif yang akan berinteraksi dengan reaktan yang terlibat di dalam sistem bereaksi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana dan  seberapa efektif pengaruh suhu dan konsentrasi katalisor padat berupa zeolit alam bayah termodifikasi pada reaksi esterifikasi etanol dan asam asetat. Observasi dilakukan dengan menggunakan reaktor  batch dengan waktu reaksi selama 60 menit.  Hasil observasi menunjukan bahwa konversi reaktan berbasis  asam asetat tertinggi diperoleh  sebesar  23,41%,  yang   dicapai  pada suhu reaksi 70oC dan konsentrasi zeolit alam Bayah 10% massa asam asetat.

Keywords


esterifikasi, suhu, reaktor, asam asetat

Full Text:

PDF

References


Amhed Zeki N.S., Al Hasan M.H., & Al Jendeel H.A. (2010). Kinetic Study of Esterification Reaction. Al-Khwarizmi Journal, (6)2, PP 33-42.

Bhandare, R. B. (2018). Ion Exchangers as Catalyst in Esterification Reaction: A Review. International Journal of Chemical Engineering Research,10 (2), pp. 105-118

Clarkson, J. S., Walker, A. J., & Wood, M. A. (2001). Continuous reactor technology for ketal formation: an improved synthesis of solketal. Organic process research & development, 5(6), 630-635.

Guzman Barrera, N. I., Bories, C., Peydecastaing, J., Sablayrolles, C., Vedrenne, E., Vaca-Garcia, C., & Thiebaud-Roux, S. (2018). A novel process using ion exchange resins for the coproduction of ethyl and butyl acetates. Green and Sustainable Chemistry, 8(03), 221-246.

Inui, K., Kurabayashi, T., & Sato, S. (2002). Direct synthesis of ethyl acetate from ethanol carried out under pressure. Journal of Catalysis, 212(2), 207-215.

NewSeed (2015). Applications and used Ethyl Acetate. https://www.foodsweeteners.com/applications-and-uses-of-ethyl-acetate/

Nst, S. L. A., & Sutri, R. (2015). PEMBUATAN ETIL ASETAT DARI HASIL HIDROLISIS, FERMENTASI DAN ESTERIFIKASI KULIT PISANG RAJA (Musa paradisiaca L.). Jurnal Teknik Kimia USU, 4(1), 1-6.

Nuryoto, N., Sulistyo, H., Sediawan, W. B., & Perdana, I. (2016). MODIFIKASIZEOLIT ALAM MORDENIT SEBAGAI KATALISATOR KETALISASI DAN ESTERIFIKASI. Reaktor, 16(2), 72-80.

Nuryoto, Alin Rizka Amalia, Anita Puspitasari, & Anggara Diaz Ramadhan. (2020). Study of Esterification Reaction Between Ethanol and Acetic Acid Using Homogeneous and Heterogeneous Catalyst. World Chemical Engeerinering .

Santacesaria, E., Carotenuto, G., Tesser, R., & Di Serio, M. (2012). Ethanol dehydrogenation to ethyl acetate by using copper and copper chromite catalysts. Chemical Engineering Journal, 179, 209-220.

Vergaelen, M., Verbraeken, B., Van Guyse, J. F., Podevyn, A., Tigrine, A., Victor, R., ... & Hoogenboom, R. (2020). Ethyl acetate as solvent for the synthesis of poly (2-ethyl-2-oxazoline). Green Chemistry, 22(5), 1747-1753.




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jip.v10i1.10531

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal integrasi Proses (JIP) has been indexed by:

                    

 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.