Remote Terminal Unit (RTU) SCADA Pada Jaringan Tegangan Menengah 30 KV

Didik Aribowo

Abstract


Perkembangan perindustrian di Indonesia yang semakin pesat dari waktu ke waktu menyebabkan kebutuhan akan energi listrik ikut meningkat. Peningkatan jumlah energi listrik yang dibutuhkan harus sejalan dengan pasokan energi yang dihasilkan oleh pusat pembangkit listrik. Pembangkit listrik tenaga uap merupakan salah satu jenis pembangkit listrik yang banyak terdapat di Indonesia. Proses pembangkitan energi listrik yang terjadi cukup panjang dari proses pembuatan sampai pada proses distribusi kepada konsumen. Oleh karena itu, dengan adanya teknologi yang semakin berkembang didalam proses yang panjang tersebut dibangun sebuah sistem yang dapat berfungsi untuk monitoring, kendali dan akuisisi data secara realtime. Misalnya dengan menggunakan sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition). Penerapan sistem SCADA PT. Krakatau Daya Listrik pada sistem kelistrikan akan secara otomatis meningkatkan tingkat pemahaman para dispatcher, mengenai sistem kelistrikan. Sistem SCADA terdiri dari Master Station (MS), Remote Terminal Unit (RTU) dan Saluran Komunikasi antar Master Station dan RTU. Sistem SCADA pada jaringan listrik memerlukan Remote Terminal Unit (RTU) yang dipasang pada Pusat Pembangkit listrik dan GI. RTU merupakan unit pengawas langsung dan juga merupakan unit pelaksana operasi dari pusat kontrol (Master Station) sehingga dengan adanya RTU ini memungkinkan Master Station mengumpulkan data dan melaksanakan kontrol. Sistem SCADA pada PT. Krakatau Daya Listrik memiliki beberapa macam RTU. RTU disusun oleh: modul CPU & Memory, modul Digital Input, modul Digital Output, modul Analog Input, modul Analog Output, modul Watchdog, dan modul Power Supply.

Keywords


Pembangkit Listrik, Peralatan Tegangan Tinggi, Sistem Jaringan Listrik, SCADA, Modul RTU

Full Text:

PDF

References


Ermawanto. 2011. Jaringan Komputer Sistem SCADA PT. Krakatau Daya Listrik. Dinas Proteksi dan Kompensasi PT. Krakatau Daya Listrik.

Ermawanto. 2010. Modul Training Sistem Proteksi. PT. Krakatau Daya Listrik.

Rizky, M. Habibie. 2010. Modul Training SCADA. PT. Krakatau Daya Listrik.

Leroy, Hudson. 2013. Infrastruktur SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) PT. Krakatau Daya Listrik. Laporan Kerja Praktek : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Banten.

Hilmawan, Riyan. 2010. Sistem GIS (Gas nsulated Switchgear) 150 KV dengan Busbar Ganda di PT. Krakatau Daya Listrik. Laporan Kerja Praktek : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Banten.

Aliefha, Monique. 2013. Subsistem Komputer SCADA pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 400 MW PT. Krakatau Daya Listrik. Laporan Kerja Praktek : Institute Teknologi Telkom. Bandung.

Priowirjanto, Gatot. 2003. Bahan Ajar Modul Panel Busbar. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan. Jakarta.

Hasan, Andika Ghozali. 2011. RTU560 Sistem SCADA PT. PLN (PERSERO) Penyaluran Dan Pusat Pengaturan Beban Jawa Bali Region Jawa Tengah dan DIY. Universitas Diponegoro.

Kelompok Bidang SCADA Standarisasi Direksi PT. PLN (Persero). 2006. Peralatan SCADA Sistem Tenaga Listrik. PT. PLN (Persero). Jakarta.

User’s Manual Sepam Series. 2007. Scheneider Electric.

http://mastoha.blogspot.com/2008/01/tentang-plc-dcs-dan-scada.html (URL dikunjungi pada tanggal 19 September 2013)

http://iskandarzkarnain.blogspot.com/2012/12/rangkaian-akuisisi-data.html




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/setrum.v3i2.506

Refbacks

  • There are currently no refbacks.