Importance-performance analysis untuk pemetaan indikator kepuasan kerja karyawan industri komponen otomotif di masa pandemi

Nuraida Wahyuni, Shanti Kirana Anggraeni, Triwin Rushliana Ambarwaty

Abstract


Kondisi di awal pandemi akibat penyebaran virus corona, menyebabkan adaptasi pada dunia industri manufaktur, khususnya industri komponen otomotif. Salah satu fungsi pokok perusahaan yaitu sumber daya manusia, juga merasakan dampak nyata adaptasi di kondisi ini. Beberapa perusahaan harus beradaptasi dengan melakukan pemutusan kerja. Namun masih banyak perusahaan yang mempertahankan karyawan dengan pertimbangan retensi karyawan terbaik. Kepuasan kerja karyawan merupakan salah satu cara untuk mengelola retensi karyawan. Oleh karena itu, menghitung indeks kepuasan kerja karyawan menjadi relevan sebagai langkah awal untuk mengelola retensi karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa indeks kepuasan kerja karyawan di sebuah industri pembuat komponen otomotif. Metode pengambilan data adalah dengan memberikan kuesioner tertutup pada karyawan tentang kepuasan kerja selama masa pandemi. Pengolahan data dilakukan untuk mengetahui indeks kepuasan karyawan (IKK) dan analisisnya menggunakan importance-performance analysis (IPA). Hasil penelitian didapatkan IKK adalah 86,018% artinya karyawan merasa puas dalam bekerja. Hasil IPA menyatakan kepuasan terhadap pengawasan kerja, hubungan industri, dan lingkungan kerja sudah sangat baik. Perusahaan berusaha menerapkan protokol kesehatan yang jelas dan ketat. Sedangkan kepuasan terhadap pendapatan dirasa masih kurang baik, namun karyawan dapat menerima di tengah kondisi ini di mana banyak perusahaan lain yang harus melakukan pemutusan kerja.

Keywords


Kepuasan kerja; Indeks kepuasan karyawan; Importance-performance analysis; Industri manufaktur

Full Text:

PDF

References


J. A. Martilla and J. C. James, “Importance-Performance Analysis,” Journal of Marketing, vol. 41, no. 1, pp. 77–79, Jan. 1977, doi: 10.1177/002224297704100112.

Y.-C. Chen and S. Lin, “Applying importance-performance analysis for improving internal marketing of hospital management in Taiwan,” Int. Bus. Res., vol. 6, no. 4, pp. 45–54, 2013, doi: 10.5539/ibr.v6n4p45.

B. Phadermrod, R. M. Crowder, and G. B. Wills, “Importance-Performance Analysis based SWOT analysis,” International Journal of Information Management, vol. 44, pp. 194–203, Feb. 2019, doi: 10.1016/j.ijinfomgt.2016.03.009.

X. Geng and X. Chu, “A new importance-performance analysis approach for customer satisfaction evaluation supporting PSS design,” Expert Syst. Appl., vol. 39, no. 1, pp. 1492–1502, 2012, doi: 10.1016/j.eswa.2011.08.038.

I. K. W. Lai and M. Hitchcock, “Importance-performance analysis in tourism: A framework for researchers,” Tour. Manag., vol. 48, pp. 242–267, 2015, doi: 10.1016/j.tourman.2014.11.008.

N. Wahyuni, A. Gunawan, and A. Rahmawati, “Measurement of e-service quality from user perceptions using the IPA-Kano integration model,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 673, no. 1, 2019, doi: 10.1088/1757-899X/673/1/012096.

H. S. Lee, “Measurement of visitors’ satisfaction with public zoos in Korea using importance-performance analysis,” Tour. Manag., vol. 47, pp. 251–260, 2015, doi: 10.1016/j.tourman.2014.10.006.

H. Wilkins, “Using importance-performance analysis to appreciate satisfaction in hotels,” J. Hosp. Mark. Manag., vol. 19, no. 8, pp. 866–888, 2010, doi: 10.1080/19368623.2010.514554.

F. C. Pan, “Practical application of importance-performance analysis in determining critical job satisfaction factors of a tourist hotel,” Tour. Manag., vol. 46, pp. 84–91, 2015, doi: 10.1016/j.tourman.2014.06.004.

E. M. Sutanto and C. Gunawan, “Kepuasan kerja, komitmen organisasional dan turnover intentions,” J. Mitra Ekon. dan Manaj. Bisnis, vol. 4, no. 1, pp. 76–88, 2013.

S. Bahri and Y. Chairatun Nisa, “Pengaruh pengembangan karir dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan,” J. Ilm. Manaj. dan Bisnis, vol. 18, no. 1, pp. 9–15, 2017, doi: 10.30596/jimb.v18i1.1395.

N. Susanto, “Pengaruh motivasi kerja, kepuasan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Divisi Penjualan PT Rembaka,” Agora, vol. 7, no. 1, pp. 6–12, 2019.

R. Nabawi, “Pengaruh lingkungan kerja, kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai,” Maneggio J. Ilm. Magister Manaj., vol. 2, no. 2, pp. 170–183, 2019, doi: 10.30596/maneggio.v2i2.3667.

G. Tontini, J. D. Picolo, and A. Silveira, “Comparing Importance-Performance Analysis with Improvement Gap Analysis,” Total Qual. Manag. Bus., vol. 25, pp. 705–719, 2014.

Heriyanto, P. B. Katili, and N. Wahyuni, “Analisis tingkat kepuasan karyawan terhadap kinerja manajemen perusahaan PT. XYZ,” J. Tek. Ind., vol. 5, no. 3, pp. 234–238, 2017.

H. K. N. Mokodompit, L. E. N. Tendean, and M. F. J. Mantik, “Analisis hubungan tingkat kesejahteraan tanggung jawab dan motivasi terhadap kepuasan kerja perawat dan bidan,” e-CliniC, vol. 9, no. 2, pp. 517–523, Oct. 2021, doi: 10.35790/ecl.v9i2.36066.

S. Harini and S. Damayanti, “Pengaruh promosi jabatan dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Perwita Margasakti Jakarta,” Jurnal Visionida, vol. 4, no. 1, pp. 45–55, Oct. 2018, doi: 10.30997/jvs.v4i1.1316.

L. N. Safitri and M. Astutik, “Pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja perawat dengan mediasi stress kerja,” JMD : Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara, vol. 2, no. 1, pp. 13–26, Jun. 2019, doi: 10.26533/jmd.v2i1.344.

K. D. Y. Putra, I. Wahyuni, and B. Kurniawan, “Hubungan supervisi, rekan kerja, gaji, keamanan kerja, kondisi kerja, promosi jabatan dan jenis pekerjaan dengan kepuasan kerja (Studi kasus pada karyawan koperasi simpan pinjam X di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah),” J. Kesehat. Masy., vol. 6, no. 4, pp. 321–329, 2018.

A. Jamaludin, “Pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi organisasi antara atasan-bawahan dalam membangun budaya organisasi (Studi Kasus pada PD. Serba Jaya Tahun 2016),” BUANA ILMU, vol. 2, no. 2, Jun. 2018, doi: 10.36805/bi.v2i2.338.

B. D. Hanafi and C. Yohana, “Pengaruh motivasi, dan lingkungan kerja, terhadap kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada PT BNI Lifeinsurance,” Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB), vol. 5, no. 1, pp. 73–89, Mar. 2017, doi: 10.21009/JPEB.005.1.6.

A. Meidita, “Pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kepuasan kerja melalui motivasi kerja,” Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, vol. 2, no. 2, pp. 226–237, Aug. 2019, doi: 10.30596/maneggio.v2i2.3772.

I. K. Merta, A. A. E. Astari, and N. K. E. Kertagam, “Pengaruh komunikasi dan hubungan industrial terhadap kepuasan kerja karyawan pada Hotel Fave Petitenget Kabupaten Badung Bali,” Jurnal Ilmiah Satyagraha, vol. 1, no. 2, pp. 23–44, 2018, doi: 10.47532/jis.v1i2.44.




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jiss.v7i2.14455

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  is supported by