Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia dengan Pendekatan Human Resources Scorecard

Falah Queen, Hadi Setiawan, Shanti Kirana Anggraeni

Abstract


PT. Krakatau Steel merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan baja. Perusahaan ini memiliki tipe produksi make to order, yaitu melakukan pelayanan berdasarkan permintaan dari konsumen. Penelitian dilakukan di Divisi Slab steel plant 2, Divisi ini merupakan salah 1 unit dari PT. Krakatau Steel yang memproduksi baja lembaran. Berdasarkan kondisi divisi ini, maka Divisi Slab steel plant 2  memerlukan suatu pengukuran kinerja sumber daya manusia dengan menggunakan konsep Human Resources Scorecard (HRS) dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kinerja sumber daya manusia perusahaan. Konsep pengukuran ini sangat penting bagi perusahaan agar dapat secara efektif mengelolah tanggung jawab yang strategi untuk menghadapi persaingan dimasa mendatang sehingga tercapai visi dan misi perusahaan. Meningkatnya tuntutan kualitas sumber daya manusia mengakibatkan persaingan di dunia usaha, sehingga mendorong manusia untuk melakukan perbaikan dalam mengukur kinerja bisnis yang sedang berlangsung. Hasil pengukuran ini membantu pihak manajemen untuk melakukan usaha peningkatan proses dan performance organisasi secara keseluruhan. Human Resources Scorecard adalah suatu sistem pengukuran sumber daya manusia yang mengaitkan manusia, strategi, dan kinerja untuk menghasilkan perusahaan yang unggul. HR Scorecard menjabarkan misi, visi, strategi menjadi aksi human resources yang dapat diukur kontribusinya. HR Scorecard menjabarkan sesuatu yang tak berwujud/intangible (leading/sebab) menjadi berwujud/lngtangible (lagging/akibat). Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Mengetahui kondisi eksisting sistem pengukuran kinerja di Divisi Slab steel plant 2, Memperbaiki sistem pengukuran kinerja yang ada sekarang di divisi Slab steel plant 2 dengan menggunakan pendekatan sistem pengukuran Human Resource Scorecard dan Mengukur kinerja divisi Slab steel plant 2 dengan menggunakan metode AHP dan skala Likert. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot dan skala Likert untuk menentukan skor dari penilaian pengukuran kinerja. Hasil dari pengukuran penilaian kinerja Divisi Slab steel plant 2 ini adalah sebesar 3.845 yang dikategorikan departemen tersebut memiliki kinerja SDM yang mendekati baik.

Keywords


Human Resources Scorecard, Peta Strategi, Analytical Hierarchy Process (AHP), Performance

Full Text:

PDF

References


Amanda, N. 2013. Perancangan HR Scorecard untuk Pengukuran Kinerja Karyawan pada PT. Trimitra Sarana Mandiri. Jurnal Ekonomi. Univ. Bina Nusantara. Jakarta.

Aryani, N. N. 2008. Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Departemen Personalia Melalui Pendekatan Human Resources Scorecard Pada PT. Unitex. Jurnal Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Becker et al. 2001. The HR Scorecard : Linking People, Strategy, an Performance. Harvard Business School.

Desfriyanty, F. 2010. Perancangan system Pengukuran Kinerja Divisi Human Capital Menggunakan Metode Human Resource Scorecard Dengan Analhytical Hierarchy Process. Tugas Akhir, Untirta, Cilegon.

Gaspersz, V. 2003. Sistem Manajemen Kinerja Terintegrasi : Balanced Scorecard Dengan Sixsigma Untuk Organisasi Bisnis dan Pemerintahan. PT. Gramedia, Jakarta.

Hasibuan, M. S. P., Drs. H. 2001. Manajeman Sumber Daya Manusia Edisi Revisi. Bumi Aksara, Jakarta.

Listyani, Ika. 2006. Analisis Dan Perancangan Alat Pengukur Kinerja Dengan Metode Balanced Scorecard Pada Sub Direktorat Property And Facilities Management PT. Indosat, Tbk. Jurnal Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Mangkuprawira, S. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik. Ghalia Indonesia, Bogor.

Simamora, H. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Ketiga. STIE YKPN, Yogyakarta.

Widjaja, N. H. S. 2003. Perspektif Terbaru Manajemen Karir. Manajemen, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.