ANALISIS KETERAMPILAN MENCERITAKAN KEMBALI CERITA FIKSI PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Ratu Anggia Intan Monica, Didin Syahruddin, M. Ridwan Sutisna

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan Siswa kelas IVA SD Plus Ar-Rahmat tahun pelajaran 2019/2020 dalam menceritakan kembali cerita fiksi. Dalam praktiknya, penelitian ini menggunakan metode analisis konten (content analysis) dengan pendekatan kualitatif dimana teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi kepada 15 responden. Dengan memperhatikan temuan dan pembahasan, maka penelitian ini telah mampu membuktikan keterampilan siswa kelas IVA SD Plus Ar-Rahmat sudah memiliki keterampilan menceritakan kembali cerita fiksi yang cukup baik.          Cukup baiknya keterampilan menceritakan kembali cerita fiksi tersebut ditunjukkan melalui aspek kosakata. Analisis teori dalam pembahasan memberikan informasi yang luas dan mendalam bahwa keterampilan siswa dalam menceritakan kembali cerita fiksi pada siswa kelas IV SD karena mereka telah mampu dan memiliki pemahaman yang baik mengikuti taraf perkembangan usianya dalam pembelajaran menceritakan kembali cerita fiksi agar keterampilan mereka dapat meningkat.

Keywords


keterampilan menceritakan kembali, cerita fiksi, siswa

Full Text:

PDF

References


Ahmad, J. (2018). Desain Penelitian Analisis Isi (Content Analysis). Jakarta: UN Syarif Hidayatullah.

Bungin, B. (2003). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Cahyani, I. D. (2018). Peningkatan Keterampilan Menceritakan Kembali Fabel Melalui Paired-Story Berbantuan Boneka Tangan Kelas II-A. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 33 Tahun ke-7, 3231-3242.

Indihadi, D., Zaenuddin, E. dan Gusrayani, D. (2010). Pembinaan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Bandung: UPI PRESS.

Kurniawan, Heru. (2014). Pembelajaran Menulis Kreatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Lestari, E. P., Setyaningsih, N. H., & Mardikantoro, H. B. (2014). Peningkatan Menceritakan Kembali Cerita Anak Dengan Metode Cooperative Script Pada Siswa Kelas VII B. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 3 (1), 1-7.

Mansur, M. (2007). KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Konstekstual. Jakarta: Bumi Aksara.

Mulatsih, Y. L., Suharno, & Anitah, S. (2018). Peningkatan Kemampuan Menceritakan Kembali Isi Cerita Melalui Alat Peraga Gambar Seri di TK Negeri Pembina Kabupaten Sragen. Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 12 Edisi 1, 190-200.

Mustakim, M. N. (2005). Peranan Cerita Dalam Pembentukan Perkembangan Anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Pendidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Nurgiyantoro, B. (2014). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE.

Permendikbud (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta.

Purwanto, G. (2017). Peningkatan Keterampilan Menceritakan Isi Dongeng Dengan Menggunakan Metode Bermain Peran Pada Siswa Kelas III SD Negeri Kintelan 1 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol. 4 No. 1, 257-261.

Riyana, C. (2009). Komponen-Komponen Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 1-63.

Roberts, T. A. (2014). Not so silent after all: Examination and analysis of the silent stage in childhood second language acquisition. Early Childhood Research Quarterly, 29(1), 22–40.

Rusman. (2017). Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Setyonegoro, A. (2013). Hakikat, Alasan, Dan Tujuan Berbicara. Pena Vol. 3 No. 1, 67-80.

Sutisna, M. R. (2017). Pengaruh Penggunaan Interactive Multimedia Audio Telling Machine (iMATE) dan Tingkat Self Regulated Learning Siswa Terhadap Kemampuan Menerapkan Greetings Bahasa Inggris. Edutech, Tahun 16, Vol 16, No.3, 380-395.

Syahruddin, D. (2010). Peranan Media Gambar Dalam Pembelajaran Menulis. EduHumanioral Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru 2 (1). 1-9.

Tarigan, H.G. (2008). Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/jmbsi.v5i2.8967

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia