MEDIA PEMBELAJARAN DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL BERBASIS VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) PADA PEMBELAJARAN SEJARAH

Adhitya Rol Asmi

Abstract


Abstrak:Dewasa ini nilai-nilai kearifan lokal sering diangkat menjadi materi dalam pembelajaran sejarah karena didalamnya tersimpan banyak sekali unsur-unsur kebaikan yang dapat diintegrasikan di kehidupan sehari-hari  dalam konteks karakter siswa. Media pembelajaran merupakan salah satu cara untuk menyampaikan pesan yang ada didalam nilai-nilai kearifan lokal tersebut, namun  dengan pengembangan media pembelajaran yang konvensional dan tanpa diiringi dengan pendekatan nilai, maka hal tersebut sulit untuk terealisasi.  VCT (Value Clarification Technique) adalah salah satu pendekatan nilai yang dapat diintegrasikan dengan pemakaian media pembelajaran yang bertujuan untuk membantu menginternalisasikan dan juga mengintegrasikan pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai kearifan lokal baik dari segi visualiasasi hingga eksplorasi sumber melalui media pembelajaran. Diharapkan dengan pengaplikasian media pembelajaran yang dikolaborasikan dengan pendekatan nilai VCT (Value Clarification Technique) dapat selain mempermudah jalannya proses pembelajaran, selain itu juga membantu siswa memahami kebermaknaan dari nilai-nilai kearifan lokal.


Keywords


Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kearifan lokal, Value Clarification Technique

Full Text:

PDF

References


Adisusilo,Sutarjo. 2014. Pembelajaran Nilai-KarakterKonstruktivisme dan VCT Sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif. Jakarta: Rajawali Press.

Ahmad, A., & Jinggan, N. (2017).Pengaruh kompetensi kemahiran guru dalam pengajaran terhadap pencapaian akademik pelajar dalam mata pelajaran Sejarah. JuKu: Jurnal Kurikulum & Pengajaran Asia Pasifik, 3(2), 1-11.

Amirracahman, A. 2007. Revitalisasi Kearifan Lokal : Studi Resolusi Konflikdi Kalimantan Barat, Maluku dan Poso. Jakarta: Internatinal Center for Islam and Pluralism.

Djono, 2013.The Development of Historica Instruction/Teaching Material in Senior High Schools Based on LocalHistory with SOI Approach, DIJE Vol 1

Haris,Fairizah.2013. Penerapan Model Pembelajaran VCT untuk Meningkatkan Kesadaaran nilai Menghargai Jasa Pahlawan pada Sekolah Dasar.JPGSD Volume no 01 Nomor 02 Tahun 2013.

Haryanto, J.K .2014. Kearifan lokal pendukung kerukunan bergama pada komunitas tengger Malang Jatim. Jurnal “Analisa” Vol 21 No 02 Hal 201-213

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan Sejarah untuk Memperkuat Pendidikan Karakter. Paramita: Historical Studies Journal, 22(1).

Husain, Chaidar. 2014.Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan.Jurnal Kebijakan dan PengembanganPendidikan.Vol.2, No.2,

Kim ,Chanmin, et al. 2013. Teacher Belifes and Technology Integration. Teaching and Teacher Education Journal Vol 29.

Miftah.M.2013. Penerapan Teori Belajar Dan Desain Instruksional Dalam Program Mobile Learning.Jurnal Kwangsan Vol. I - Nomor 1, September 2013

Miftah.M.2014. Pemanfaatan Media Pembelajaran Untuk Peningkatan Kualitas Belajar Siswa. Jurnal Kwangsan Vol. 2 - Nomor 1, Nopember 2014

Mursetyadi dan Masruri.2014.Keefektivan VCT dalam pembelajaran Sejarah untuk meningkatkan nilai nasionalisme, demokrasi dan multikultural.Jurnal Harmoni Sosial, Volume 1 Nomor 1, 2014

Pramono, S. E. (2012). Perbaikan Kesalahan Konsep Pembelajaran Sejarah Melalui Metode Pemecahan Masalah dan Diskusi. Paramita: Historical Studies Journal, 22(2).

Pratama, Y. 2017. Social Solidarity In Multicultural Education As Nation’s Identity. Proceeding Ictess.

Pratama, Yudi. 2016. Perspektif Pendidikan Multikultural: Revitalisasi Nilai-nilai Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Sikap Solidaritas Sosial Pada Pendidikan Sejarah. Prosiding Seminar Nasional & Workshop program studi pendidikan Sejarah Se-Indonesia. Universitas Negeri Yogyakarta

Sayono, J. (2015). Pembelajaran Sejarah di Sekolah: dari Pragmatis ke Idealis. Jurnal Sejarah dan Budaya, 7(1), 9-17.

Subakti, Y. R. (2010). Paradigma Pembelajaran Searah Berbasis Kontruktivisme. Jurnal SPPS, 24(1).

Suryani, Nunuk.2016. Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis It . Sejarah Dan Budaya, Tahun Kesepuluh, Nomor 2, Desember 2016

Suryani,Nunuk,2014. “Pengembangan model internalisasi nilai karakter dalam pembelajaran sejarah melalui model Value Clarificaion Technique”. Paramita Vol. 23 No. 2 - Juli 2013

Warsita, Bambang. 2008. Teknologi Pembelajaran Landasan Dan Aplikasinya. jakarta PT Rineka Cipta

Warsita,Bambang.2013.Perkembangan Definisi Dan Kawasan Teknologi Pembelajaran Serta Perannya Dalam Pemecahan Masalah Pembelajaran. Jurnal KWANGSAN Vol. 1 - Nomor 2

Widodo, T. (2011). Memahami Makna Praksis Pelaksanaan Pembelajaran Sejarah Kontroversial. Paramita: Historical Studies Journal,




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/candrasangkala.v4i1.3429

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by Department of History Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Jl. Ciwaru, No. 25, Serang, Banten
candrasangkala@untirta.ac.id; milhamg@untirta@ac.id

Creative Commons License Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)

View My Stats