Pengembangan Modul Kimia Analitik Berbasis Inkuiri pada Materi Titrasi

Resti Tri Astuti, Yeva Olensia

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul kimia analitik berdasarkan validasi ahli dan mengetahui respon mahasiswa terhadap modul yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Borg & Gall. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini hanya 7 tahapan dari 10 tahapan pengembangan. Kelayakan modul diukur dari lembar validasi yang dibagikan kepada 3 dosen ahli yaitu ahli materi, ahli pembelajaran, dan ahli media. Lembar validasi mencakup aspek isi, aspek bahasa, aspek penyajian, dan aspek kegrafikan. Analisis lembar validasi menggunakan Formula Aiken didapatkan hasil sebesar 0,799 dengan kriteria tinggi sehingga modul dinyatakan valid dan layak sebagai modul pembelajaran. Hasil respon mahasiswa terhadap modul yang dikembangkan dilakukan melalui tahap uji coba skala kecil dan skala menengah. Hasil uji coba skala kecil menunjukkan bahwa rata-rata aspek bahasa dan penyajian  persentase yang didapat masing-masing sebesar 85,00% dan 84,44% dengan kriteria baik sedangkan aspek bahasa dan kegrafikan masing-masing persentasenya yaitu 86,11% dan 89,44% dengan kriteria sangat baik. Hasil uji coba skala menengah didapatkan respon mahasiswa dengan kriteria sangat baik  pada seluruh aspek.Persentasenya yaitu aspek isi 87,83%, bahasa 87,00%, penyajian 87,30%, dan kegrafikan 90,17%. Mahasiswa menunjukkan respon yang sangat baik terhadap modul kimia yang dikembangkan.


Keywords


Modul, kimia analitik, inkuiri, titrasi

Full Text:

PDF

References


Aiken, L. (1985) ‘Three coefficients for analysing Reliability and Validity of rating.’, Educational and Psychological Measurement, 45, pp. 131–142.

Astuti, D. R., Saputro, S. and Mulyani, S. (2016) ‘Pengembangan Modul Kimia Berbasis Scientific Approach Pada Materi Ikatan Kimia Kelas X SMA/MA Semester 1’, Inkuiri, 5(2), pp. 71–78.

Basrowi and Koestoro (2006) Strategi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Surabaya: Yayasan Kampusiana.

Borg, W. R. and Gall, M. D. (1983) Educational Research: An Introduction. New York: Longman Inc.

Cleaf, D. W. . (1991) Action in Elementary Social Studies. Singapore: Allyn and Bacon.

Colburn, A. (2000) ‘An Inquiry Primer.’, Science Scope, 23(6), pp. 42–44.

Epinur, Yusnidar and Putri, L. E. (2013) ‘Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Pada Materi Sistem Periodik Unsur Menggunakan Edmodo Berbasis Social Network Untuk Siswa Kelas X Ipa 1 Sma N 11 Kota Jambi’, Journal of the Indonesian Society of Integrated Chemistry, 5(2), pp. 23–30.

Imanda, R., Khaldun, I. and Azhar (2018) ‘Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia SMA Kelas XI Pada Materi Konsep Dan Reaksi-Reaksi Dalam Larutan Asam Basa’, Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 5(2), pp. 42–49.

Irfandi, Linda, R. and Erviyenny (2018) ‘Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia Berbasis Learning Cycle – 5E pada Materi Ikatan Kimia’, EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan), 3(2), pp. 184–194.

Kurniasih, D. and Rahayu, H. M. (2018) ‘Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kimia Analitik Materi Kromatografi Berorientasi Inkuiri Terbimbing’, Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 8(2), pp. 31–40.

Lestari, I. (2013) Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Padang: Akademia Permata.

Prayitno, M. A., Dewi, N. K. and Wijayati, N. (2016) ‘Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia Bervisi Sets Berorientasi Chemo-Entrepreneurship (CEP) Pada Materi Larutan Asam Basa’, Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 10(1), pp. 1617–1628.

Rahdiyanta, D. (2009) ‘Teknik Penyusunan Modul Pembelajaran’, pp. 1–11. Available at: http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/dr-dwi-rahdiyanta-mpd/20-teknik-penyusunan-modul.pdf.

Rahmawati, A. (2015) ‘Pengembangan Modul Kimia Berbasis Multipel Level Representasi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa’, Phenomenon, 5(2), pp. 6–17.

Rijal, S. (2013) ‘Berorientasi Karakter Development of Chemical Learning Module Sma Oriented’, Jurnal Nalar Pendidikan, 1(1), pp. 1–4.

Situmorang, M. et al. (2015) ‘The Development of Innovative Chemistry Learning Material for Bilingual Senior High School Students in Indonesia’, International Education Studies, 8(10), pp. 72–85.

Syafruddin (2016) ‘Syafruddin: Pengembangan Modul Biologi Berbasis Inquiry Lesson untuk Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Guru dan Siswa’, Jurnal Kependidikan, 1(1), pp. 20–23.

Tjiptiany, E. N., As’ari, A. R. and Muksar, M. (2016) ‘Pengembangan Modul Pembelajaran Untuk Membantu Siswa Sma Kelas X Dalam Memahami Materi Peluang’, Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian dan Pengembangan, 1(10), pp. 1938–1942.

Wenno (2008) Strategi Belajar Mengajar Sains Berbasis Kontekstual. Yogyakarta: Inti Media.




DOI: http://dx.doi.org/10.30870/educhemia.v4i2.5326

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Resti Tri Astuti, Yeva Olensia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

EduChemia Indexed by:

Hasil gambar untuk logo google scholar     Hasil gambar untuk logo DOAJ

 

 

Hasil gambar untuk logo IPI garuda

 

Hasil gambar untuk logo sinta dikti