OPTIMALISASI KOMPETENSI CALON TENAGA PENDIDIK MELALUI KEGIATAN AMALIYATU TADRIS (MICRO TEACHING) STUDI PADA SANTRI KELAS AKHIR DI PONDOK PESANTREN DAARUL ISHLAH

Ratu Amalia Hayani, Abdurrohim Abdurrohim, Ida Farida

Abstract


Pendidikan adalah kegiatan yang kompleks dan membutuhkan keterampilan dan kompetensi yang bagus untuk mampu mewujudkan pendidikan dan pembelajaran yang sukses. Untuk memperoleh kompetensi pendidik professional maka tidak cukup hanya sebatas mempelajari dan menyampaikan pengetahuan tanpa memahamai metode dan perencanaan pembelajaran yang baik, hal ini dikarenakan peserta didik adalah sekelompok anak-anak belajar yang memiliki karakter dan kecerdasan yang berdinamika dan cara menyerap pembelajaran yang berbeda-beda. Hal ini menuntut kegiatan pendidikan mesti berjalan dinamis dan menyesuaikan atmosfer pendidikan yang berkembang sehingga pendidik perlu mengusai metode dan perencanaan yang beragam untuk mengupayakan tercapainya target pembelajaran. Hal ini pula menjadi problematika dan perhatian khusus untuk santri kelas akhir di pondok pesantren khususnya Pondok Pesantren berbasis Tarbiyyatul Mu’allmin Al-Islamiyyah (Pendidikan Guru-guru Agama Islam) yang sejatinya adalah calon pendidik di masa yang akan datang. Jika mereka memulai terjun ke dunia pendidikan tanpa adanya bekal pengalaman dan wawasan yang cukup terkait penyelenggaraan pembelajaran. Seorang pendidik mempunyai peran penting dalam mensukseskan pendidikan dan pembelajaran serta sangat berpengaruh dalam mengembangkan pembelajaran. oleh karena itu, penting untuk melakukan kegiatan Micro Teaching untuk calon pendidik dengan tujuan untuk melatih dan mengajarkan calon peserta didik semenjak dini tentang wawasan pendidikan dan pembelajaran serta memberikan wawasan tentang metode dan model pembelajaran yang perlu diterapkan kepada peserta didik yang berdinamika agar calon pendidik lebih mampu, lebih siap dan lebih berkompeten dalam menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran khususnya di lingkungan pendidikan berbasis pondok pesantren jika suatu saat dibutuhkan untuk menjadi pendidik.


Full Text:

PDF

References


A.M Sardiman, Interaksi dan motivasi belajar mengajar, (Jakarta, Rajawali Pers, 2000)

Abdul Aziz Abdul Rauf al-Hafiz, Pedoman Daurah Al-Qur’an: Panduan Ilmu Tajwid Aplikatif. (Jakarta: Markaz Al-Qur’an, 2015)

Achmad Warson Munawwir, Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia (Surabaya: Pustaka Progressif, 2007)

Adri Efferi, Manajemen Pengelolaan Pendidikan (Depok, PT. RajaGrafindo, 2020) Darmadi, Membangun Paradigma Baru Kinerja Guru, (Indonesia, Guepedia, 2018)

Awaludin Sitorus & Siti Kholipah, Supervisi pendidikan teori dan pengaplikasian, (Lampung, Smalova Publishing, 2018)

Azima Dimyati, Pengembangan Profesi Guru (Lampung, Gre Publishing, 2019)

Dede Rosyada, Madrasah Dan Profesionalisme Guru Dalam Arus Dinamika Pendidikan Islam Di Era Otonomi Daerah (Depok, Kencana, 2017), H. 2013.

Departemen Agama RI, Al- Qur’an & Terjemahnya, (Bandung: Sygma Examedia Arkanleema, 2009)

Dimyati dan Mudjiono, Belajar dan Pembelajaran, (Jakarta, Rineka Cipta, 2009)

F. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2005)

Gage dan Berliner,Educational Psyghology, (Chicago: Rand MC Nally Collage Publishing Company, 1984)

Helmiati, Micro Teaching Meatih Keterapian Dasar Mengajar (Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2013)

Iis Yeti Suharyati, Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Budaya Sekolah dan Kinerja Mengajar Guru, (Jurnal Administrasi Pendidikan Vol. XVII No. 1, 01 Oktober 2013)

Kementrian Agama, Mushaf Al-Huffaz (Bandung, Cordoba, 2020)

Khoiron Rosyadi, Pendidikan Profetik, (Yogjakarta: Pustaka Pelajar, 2004)

Mukti Ali, Beberapa Persoalan Agama Dewasa Ini (Jakarta, Rajawali Press, 1987)

Ngainun Naim, Menjadi Guru Inspiratif Memberdayakan dan Mengubah Jalan Hidup Siswa, (Yogjakarta: Pustaka Pelajar, 2009)

Oemar Hamalik, Kurikulum dan Pembelajaran, Edisi I, (Cet. II; Jakarta: Bumi Aksara,1999)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.