Status Gizi dan Kelelahan Kerja pada Ibu Hamil Bekerja

Annisa Nuradhiani

Abstract


Ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang paling rawan terhadap masalah gizi. Status gizi yang kurang pada ibu hamil dapat menyebabkan anemia dan menimbulkan kelelahan, terutama bagi ibu hamil yang bekerja. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui status gizi serta kelelahan kerja pada ibu hamil yang bekerja berdasarkan kajian pustaka. Hasil dari kajian pustaka diketahui bahwa terdapat hubungan antara status gizi dengan produktivitas pekerja wanita, asupan zat besi dengan tingkat produktivitas kerja, kelelahan trimester kehamilan dengan waktu kerja, dan mayoritas ibu hamil memiliki beban kerja berat. Status gizi kurang pada ibu hamil akan berdampak pada kelelahan saat bekerja, sehingga ibu hamil dianjurkan memenuhi kebutuhan gizinya serta membatasi jam kerja, jumlah kerja, beban kerja selama kehamilan, dan memiliki waktu untuk kerja dan istirahat secara bergantian untuk menghindari kelelahan kerja.

Keywords


Ibu Hamil Bekerja, Status Gizi, Kelelahan Kerja

Full Text:

PDF

References


Adityanti, Nanda. (2018). Studi kasus wanita bekerja menjelang masa melahirkan. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang);9(2);118-127.

DPR RI. (2003). Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jakarta: DPR RI.

Ernawati A. (2018). Hubungan usia dan status pekerjaan ibu dengan kejadian kurang energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Litbang;14(1):27-37.

Hamzah DZ. (2017). Analisis faktor yang mempengaruhi kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Langsa Kota Langsa Provinsi Aceh Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan;2(2):1-11.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta; Kementerian Kesehatan RI.

Laelasari, L dan Natalia L. (2016). Hubungan antara pengetahuan, status gizi, dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Salagedang Kabupaten Majalengka Tahun 2016. Jurnal Bidan “Midwife Journal”;2(2):1-9.

Muzakir H, Prihayati, dan Novianus C. (2021). Analisis faktor risiko kelelahan pekerjaan dan non-pekerjaan pada ibu hamil. Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (JK3L);2(1):46-54.

Risaldi, Wirapuspita R, dan K Iriyani. (2017). Hubungan status gizi dan tingkat produktivitas pekerja Wanita di PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan. Jurnal Kesehatan;5(1):52-59.

Rinata E dan Dewi M A. (2015). Beban kerja ibu hamil dan kejadian persalinan preterm. Jurnal Kebidanan; 2(1):64-67.




DOI: http://dx.doi.org/10.52742/jgkp.v2i2.13143

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Annisa Nuradhiani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

---------------------------------------------------------------------------------------
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas
Published by Department of Nutrition, Faculty of Medicine, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Address: Jl. Raya Jakarta Km 4 Pakupatan Kota Serang Provinsi Banten
WA : +62 85253587076
Email: jurnal.ilmugizi[at]untirta.ac.id


Lisensi Creative Commons

Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas (P-ISSN: 2745-6404, E-ISSN: 2774-2547) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Preserved in LOCKSS, through PKP Private LOCKSS Network program.

 

View My Stats