Stabilisasi Tanah Gambut Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash Sisa Pembakaran Cangkang Sawit Sebagai Subgrade Jalan

Dila Oktarise Dwina, Nazarudin Nazarudin, Dyah Kumalasari, Ema Fitriani

Abstract


Tanah gambut mempunyai sifat yang tidak menguntungkan bagi konstruksi. Untuk mendapatkan suatu lapisan pondasi yang kuat maka dibutuhkan tanah dasar yang baik. Tanah dasar merupakan pondasi bagi perkerasan jalan, tanah dasar yang mempunyai kekuatan rendah akan mengakibatkan perkerasan mudah mengalami keretakan. Maka dari itu perlu dilakukan perbaikan tanah untuk jenis-jenis tanah yang memiliki daya dukung tanah rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan 10% kapur, dan (10%, 15%, 20%, 25%) fly ash cangkang sawit masa pemeraman 7 hari dan 28 hari ditinjau dari nilai CBR. Dari hasil pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan kapur dan fly ash cangkang sawit dengan lamanya waktu pemeraman, maka nilai CBR akan semakin meningkat. Nilai CBR mengalami kenaikkan dan mencapai nilai maksimum pada kadar kapur sebanyak 10% dan fly ash 25% dengan masa pemeraman selama 28 hari yaitu sebesar 6,39%. Nilai tersebut mengalami kenaikan 3 kali lipat dari nilai CBR tanah gambut asli yaitu sebesar 2,05%.    

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36055/fondasi.v10i1.10275

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

FONDASI : JURNAL TEKNIK SIPIL HAS BEEN INDEXED BY

 

 

  

 

  

 THE IDENTIFICATION OF ANTIBACTERIAL COMPOUNDS IN CLOVE STEM EXTRACT  (Syzygium aromaticum) AND ITS EFFECTIVENESS IN INHIBITING THE GROWTH OF  Escherichia coli | Safitri | JBIO: jurnal biosains (the journal of  biosciences)

 Lisensi Creative Commons

Fondasi: Jurnal Teknik Sipil by Jurusan Teknik Sipil UNTIRTA  is licensed under a  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.    

 
Based on work at http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jft