Accelerometer sebagai Pendeteksi Dini Pergerakan Tanah

firmansyah maulana sugiartana nursuwars, neng ika Kurniati, Muhamad Taufik Hidayat

Abstract


Kabupaten Tasikmalaya yang secara geografis merupakan daerah pegunungan dan memiliki lereng - lereng menjadikan tanah tidak stabil. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2017, Kabupaten Tasikmalaya merupakan daerah dengan kategori 3 terbesar kabupaten/ kota se Jawa Barat yang memiliki lokasi rawan longsor. Bencana tanah longsor tersebut menimbulkan kerusakan secara langsung seperti rusaknya fasilitas umum, lahan pertanian, ataupun aktivitas masyarakat menajdi terhambat. Besarnya kerugian yang diakibatkan oleh tanah longsor karena hilangnya harta benda bahkan nyawa dikarenakan kurangnya bahkan tidak adanya pendeteksi dini pergerakan tanah yang dapat dugunakan untuk mendeteksi awal terjadinya tanah longsor. Permasalahan utama dari sistem pendeteksi bencana, selain dari bagaimana memberikan peringatan terhadap warga akan potensi terjadi bencana yaitu bagaimana mendeteksi gejala alam yang terjadi merupakan tanda valid sebagai tanda terjadinya bencana alam. Pada umumnya pendeteksi pergerakan tanah menggunaan GPS untuk mendeteksi pergerakan dengan cara mendeteksi perubahan posisi alat terhadap posisi satelit. Pemanfaatan GPS akan terpengaru cuaca yang menghalangi sinyal dari satelit sehingga hilangnya sinyal bisa dianggap sebagai pergerakan tanah. Pemanfaatan accelerometer mengurangi resiko salahnya pendeteksian pergerakan tanah karena hanya mengukur percepatan pergerakan alat terhadap grafitasi bumi.


Keywords


Accelerometer, Bencana, Longsor

Full Text:

PDF

References


Arsyad, Sitanala.2006. Konservasi Tanah dan Air, Penerbit IPB(IPB Press, Bogor).

Caesar, Isnawaty, dan Askara, “Rancang Bangun Prototype System Monitoring Kelembaban Tanah Melalui SMS Berdasarkan Hasil Penyiraman Tanaman,” vol. 2, no. 1, pp. 97–110, 2016.

A. W. Burange and H. D. Misalkar, “Review of Internet of Things in Development of Smart Cities with Data Management & Privacy,” 2015.

Mehta, Mannan. 2015. “Esp 8266: A Breakthrough In Wireless Sensor Networks And Internet Of Things”. International Journal of Electronics and Communication Engineering & Technology .

Dandun Widhiantoro. “Purwarupa Sistem Pendeteksi Tanah Longsor Menggunakan Ultrasonik Dan Infrared Dengan Notifikasi Sms,” 2014, 132–37.

M. A. Novianta dan Suraya., “Perancangan Sistempergeseran Tanahmenggunakan Sensor Draw Wire Berbasis Mikrokontroler Dengan Informasi Sms Gateway” November, pp. 144–150, 2015. ISBN 978-602-14355-0 -2




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/setrum.v8i1.4110

Refbacks

  • There are currently no refbacks.