Penentuan Persediaan Bahan Baku Optimal Menggunakan Model Q dengan Lost Sales Pada Industri Air Minum Dalam Kemasan

Fara Dewi Anggraini, Muhammad Adha Ilhami, Lely Herlina

Abstract


PT.Krakatau Daya Tirta merupakan perusahaan yang menghasilkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) jenis galon 19 liter dan gelas cup 240 ml. Permasalahan yang sering terjadi yaitu pada AMDK jenis gelas cup 240 ml yang terdiri dari bahan baku cup 240 ml, sedotan dan lidcup. Latar belakang penelitian ini yaitu perusahaan menerapkan sistem persediaan periodic review dimana sering dilakukan pembelian  bahan baku kemasan dalam jumlah besar dengan lead time pemesanan 1 bulan untuk menjaga kelancaran proses produksi. Pemesanan dalam jumlah besar tersebut dapat mengakibatkan penumpukkan persediaan bahan baku, selain itu menyebabkan ongkos total persediaan yang dikeluarkan pihak perusahaan semakin besar. Tujuan pada penelitian ini yaitu menentukan kebijakan persediaan optimal untuk meminimasi biaya persediaan berdasarkan ongkos total persediaan dan reorder point menggunakan Model Q dengan Lost Sales kemudian membandingkan ongkos total persediaan kondisi awal dan usulan perbaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Model Q dengan Lost Sales sesuai dengan model matematis Hadley-Within. Kemudian melakukan simulasi diskrit dengan menggunakan microsoft excell, simulasi dilakukan sebanyak 10 kali replikasi dan kemudian dilakukan perhitungan replikasi. Setelah itu dilakukan pengujian validasi menggunakan uji One Sample T-Test menggunakan software SPSS untuk membandingkan secara statistik antara satu set data dengan sebuah nilai, dalam hal ini nilai yang dibandingkan adalah ongkos total persediaan. Hasil penelitian didapatkan nilai Q dan r optimal serta ongkos total persediaan optimal. Berdasarkan hasil perbandingan, diperoleh bahwa pengolahan persediaan menggunakan model Q dengan Lost Sales didapatkan ongkos total persediaan pada usulan perbaikan lebih rendah dibandingkan dengan ongkos total persediaan kondisi awal.

Keywords


Persediaan, Model Q, lost sales, simulasi diskrit, One Sample T-Test

Full Text:

PDF

References


Bahagia, S. N. 2006. Sistem Inventori. Bandung. Institut Teknologi Bandung.

Elfrida. 2006. Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Karet Pada Industri Ban (Studi Kasus di PT. Bridgestone Tire Indonesia, Bekasi). Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Febian, P. 2011. Analisa perencanaan kebutuhan material pada industri pakaian jadi PT. Lestari dini tunggul. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Ginting, R. 2007. Sistem Produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Heijer, J dan Render, B. 2005. Manajemen Operasi Edisi Ketujuh. Jakarta: Salemba Empat.

Herawaty H, T. 2011. Penentuan Kebijakan Persediaan Pada Sistem Persediaan Probabilistik Dengan Model Q Menggunakan Simulasi Powersim. Skripsi. Jurusan Teknik Industri, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten

Mahendrawathi Er. 2000. Shanti I, D. Simulasi Diskrit Untuk Evaluasi Dan Perbaikan Manajemen Logistik Obat Di Rumah Sakit. Jurnal Sistem Informasi.

Prasetyani, DE. 2002. Model Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku Untuk Industri Kertas. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Ristono, A. 2011. Pemodelan Sistem.Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sridadi, B. 2009. Pemodelan dan Simulasi Sistem Teori, Aplikasi, dan Contoh Program Dalam bahasa C. Bandung : Informatika Bandung.

Taha, H. A. 1997. Riset Operasi: Suatu Pengantar. Jilid I. Terjemahan. Jakarta : Binarupa Aksara.

Walpole, C. D. J. 1992. Pengantar Statistika. Edisi ke-3. Terjemahan. Jakarta : Gramedia Pustaka Umum.




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jti.v1i4.78

Refbacks

  • There are currently no refbacks.