Usulan Jadwal Perawatan pada Mesin Electric Arc Furnace 5 dengan Simulasi Monte Carlo

Eva Listiana Putri, Achmad Bahauddin, Putro Ferro Ferdinant

Abstract


PT. XYZ merupakan industri baja yang menghasilkan berbagai jenis produk baja salah satunya baja lembaran yang diproduksi oleh pabrik Slab Steel Plant yang terdiri atas 2 pabrik yaitu SSP1 dengan kapasitas 1juta ton/tahun dan SSP2 dengan kapasitas 800ribu ton/tahun. Objek penelitian ini difokuskan pada SSP1 karena memiliki kapasitas yang besar dan memiliki usia mesin yang lebih tua sehingga SSP1 sering mengalami downtime. Sistem produksi pada mesin yang digunakan adalah sistem yang memproduksi produk secara terus-menerus dalam volume besar, kerusakan pada salah satu komponen menyebabkan terhentinya keseluruhan fungsi sistem. Hal tersebut akan menyebabkan menurunnya kemampuan dari mesin yang dimiliki, maka perlu dilakukannya penjadwalan yang optimal untuk dapat mempertahankan performansi mesin. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah menentukan komponen kritis pada mesin EAF5, menentukan nilai reliability komponen kritis mesin EAF5, mengidentifikasi terjadinya penyebab kegagalan pada komponen kritis mesin EAF5 dan menentukan jadwal perawatan komponen kritis mesin EAF5. Metode yang digunakan adalah Diagram Pareto untuk menentukan komponen kritis pada mesin EAF5 kemudian mengidentifikasi penyebab terjadinya kegagalan fungsi komponen kritis pada mesin EAF5 mengguakan Fault Tree Analysis, selain itu juga menggunakan metode simulasi Monte Carlo yang digunakan untuk mendapatkan nilai waktu menuju kerusakan pada komponen kritis mesin EAF5 sebagai dasar penentuan jadwal perawatan. Hasil yang didapat untuk penentuan komponen kritis mesin EAF5 adalah vibro car, roof, electroda ph1, weight feader1, dedusting plant dan id fan. Penyebab dasar terjadinya kegagalan pada komponen kritis adalah ada potongan plat mengganjal di roda, kebocoran di slang hydrolic, seal gearbox pecah, roda belt conveyor terganjal material, debu menumpuk dan temperatur bearing tinggi. Untuk nilai reliability komponen vibro car 0,1368, roof 0,2331, electroda ph1 0,1385, weight feader1 0,2673, dedusting plant 0,2494 dan id fan 0,1304. Jadwal perawatan untuk mesin vibro car adalah setiap 17 hari, roof setiap 5 hari, electrode ph1 dan dedusting plant setiap 10 hari, weight feader1 setiap 7 hari dan id fan setiap 8 hari.

Keywords


Penjadwalan, Komponen Kritis, Reliability, Fault Tree Analysis, Simulasi Monte Carlo

Full Text:

PDF

References


Assauri, S. 2004. Manajemen Produksi Dan Operasi. Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Jakarta.

Dhillon, B. S. 2005. Reliability, Quality, and Safety for Engineers. CRC Press LLC. Corporate Blvd. Florida.

Ebeling, C. 1997. An Introduction To Reliability And Maintainability Engineering. University of Dayton. Dayton.

Ghozali, I. 2002. Statistik Non Parametrik Teori Dan Aplikasi Dengan Program SPSS . Universitas Diponegoro. Semarang.

http://jennyirna.blogspot.com/2010/01/pengujian-mann-whitney.html, online access 31 Oktober 2013.

Jardine, A. K. S. 1997. Maintenance, Replacement, and Reliability. University of Birmingham.

Kudin, A. W. 2012. Analisa Penjadwalan Maintenance Komponen Listrik Pada Unit Stand 3 PT. XYZ Dengan Reliability Block Diagram. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Cilegon.

Priyanta, D. 2000. Rekayasa Keandalan Dan Perawatan. Jurusan Teknik Sistem Perkapalan, Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya.

Saputro, D. S. 2013. Usulan Penjadwalan Perawatan Dengan Mempertimbangkan Reliability Block Diagram Pada Mesin SPM 2000 PT. Z. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Industri. Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Cilegon.

Sasmito, E & Untung. 2008. Analisa Keandalan Sistem Bahan Bakar Motor Induk Pada KM. Leuser. Jurnal Teknik Perkapalan. Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Semarang.

Wignjosoebroto, S. 2003. Pengantar Teknik Dan Manajemen Industri. Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya.




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/jti.v1i4.83

Refbacks

  • There are currently no refbacks.