Rainwater harvesting system planning and design (Case study: Female dormitory building, Campus E Untirta Sindangsari)

Restu Wigati, Rama Indera Kusuma, Fahrus Sabri

Abstract


The female dormitory building on the campus E Sindangsari Untirta, which has 161 inhabitants, needs a relatively large amount of clean water. The need is a potential application of rainwater harvesting systems (RWHS) to save water usage. Moreover, in the rainy season, the excess volume of water causes runoff to increase, while there is a lack of water in the dry season. Thus, planning this system is necessary to collect water so that rainwater is not wasted and can be used in the dry season. This study uses area calculation data with arithmetic methods and uses 90% reliable rainfall data with the F.J. method. Mock, then regarding the intensity of rain, the Mononobe theory is used. In planning the volume and design of the ground reservoir, the standard provisions of the Minister of Public Works concerning the Implementation of Non-Piping Network SPAM Development are used. 01/PRT/M2009. This study indicates that the volume of rainwater supply that can be harvested is 3124.447 m3/year, and the total water requirement of the dormitory building is 7051.8 m3/year. The RWHS in the Women's Dormitory Building consists of a ground reservoir with a capacity of 324 m3, a circle gutter with a diameter of 250 mm on the roof of the building, and a 100 mm PVC standpipe and 150 mm diameter PVC flat pipe. Based on this plan, water can be saved by an average of 41.12% per month. The calculation of the RAB of this system obtained a value of Rp. 288,471,000.

 

Gedung asrama putri di kampus E Sindangsari Untirta yang berpenghuni 161 jiwa membutuhkan air bersih yang relatif cukup banyak. Hal ini menjadi suatu potensi penerapan rainwater harvesting system (RWHS) untuk menghemat penggunan air. Terlebih lagi, pada musim penghujan volume air berlebih menyebabkan limpasan air permukaan meningkat sedangkan pada musim kemarau terjadi kekurangan air. Dengan demikian, merencanakan sistem ini sangat diperlukan untuk menampung air sehingga air hujan tidak terbuang sia-sia dan dapat digunakan pada musim kemarau. Penelitian ini menggunakan data perhitungan kawasan dengan metode aritmatika serta menggunakan data curah hujan andalan 90% dengan metode F. J. Mock, kemudian mengenai intensitas hujan digunakan teori Mononobe. Dalam perencanaan volume dan desain ground reservoir digunakan standar ketentuan dari Permen PU Tentang Penyelenggaraan Pengembangan SPAM Bukan Jaringan Perpipaan No. 01/PRT/M2009. Hasil penelitian ini menunjukan volume suplai air hujan dapat dipanen sebesar 3124,447 m3/tahun, dan total kebutuhan air gedung asrama sebesar 7051,8 m3/tahun. RWHS pada gedung asrama putri ini terdiri dari ground reservoir berkapasitas 324 m3, talang ½ lingkaran berdiameter 250 mm pada atap gedung, dan pipa tegak PVC 100 mm serta pipa datar PVC berdiameter 150 mm. Berdasarkan perencanaan ini, penggunaan air dapat dihemat rata-rata sebesari 41,12% per bulan. Perhitungan RAB sistem ini didapatkan nilai sebesar Rp. 288.471.000.


Keywords


Rainwater harvesting system, ground reservoir, water saving.

Full Text:

PDF

References


Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Qi, Q., Marwa, J., Mwamila, T. B., Gwenzi, W., & Noubactep, C. (2019). Making rainwater harvesting a key solution for water management: The universality of the Kilimanjaro Concept. Sustainability, vol. 11, no. 20, pp, 5606-1-15.

Campisano, A., Butler, D., Ward, S., Burns, M. J., Friedler, E., DeBusk, K., ... & Han, M. (2017). Urban rainwater harvesting systems: Research, implementation and future perspectives. Water research, vol. 115, pp. 195-209.

Maryono, A. (2020). Memanen Air Hujan. Yogyakarta: UGM Press.

Notaro, V., Liuzzo, L., & Freni, G. (2016). Reliability analysis of rainwater harvesting systems in southern Italy. Procedia engineering, vol. 162, pp. 373-380.

Lani, N. H. M., Syafiuddin, A., Yusop, Z., & bin Mat Amin, M. Z. (2018). Performance of small and large scales rainwater harvesting systems in commercial buildings under different reliability and future water tariff scenarios. Science of the total Environment, vol. 636, pp. 1171-1179.

Ali, S., Zhang, S., & Yue, T. (2020). Environmental and economic assessment of rainwater harvesting systems under five climatic conditions of Pakistan. Journal of Cleaner Production, vol. 259, no. 120829, pp. 1-13.

Bashar, M. Z. I., Karim, M. R., & Imteaz, M. A. (2018). Reliability and economic analysis of urban rainwater harvesting: A comparative study within six major cities of Bangladesh. Resources, Conservation and Recycling, vol. 133, pp. 146-154.

GhaffarianHoseini, A., Tookey, J., GhaffarianHoseini, A., Yusoff, S. M., & Hassan, N. B. (2016). State of the art of rainwater harvesting systems towards promoting green built environments: a review. Desalination and Water Treatment, vol. 57, no. 1, pp. 95-104.

Tim Penyusun Konsep Green Campus. (2019). Naskah Akademik dan Perencanaan Implementasi Green Campus IPB 2019-2023. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Kucukkaya, E., Kelesoglu, A., Gunaydin, H., Kilic, G. A., & Unver, U. (2021). Design of a passive rainwater harvesting system with green building approach. International Journal of Sustainable Energy, vol. 40, no. 2, pp. 175-187.

Santoso, N. D., Akmalah, E., & Irawati, I. R. A. (2017). Implementasi konsep green campus di Kampus Itenas Bandung berdasarkan kategori tata letak dan infrastruktur. RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil, vol. 3, no. 4, pp. 139-150.

UI Green Metric Team. (2020). Guideline of UI GreenMetric World University Rangkings 2020. Jakarta: Universitas Indonesia.

Qomariyah, S., Solichin, S., & Putri, A. (2016). Analisis pemanfaatan air hujan dengan metode penampungan air hujan untuk kebutuhan pertamanan dan toilet Gedung IV Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, Surakarta (Studi kasus: Gedung IV Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, Surakarta). Matriks Teknik Sipil, vol. 4, no. 2, pp. 434-441.

Quaresvita, C. (2016). Perencanaan sistem pemanenan air hujan sebagai alternatif penyediaan air bersih (Studi kasus asrama ITS). [Dissertation]. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Riyanto, E., & Setiawan, A. (2020). Pemanenan air hujan menggunakan ground water tank untuk pemenuhan air baku di lokasi bangunan perkuliahan (Lokasi penelitian: Kampus 3, UM Purworejo). Semesta Teknika, vol. 23, no. 1, pp. 54-62.

Marni, E. (2019). Analisis potensi pemanenan air hujan sebagai salah satu alternatif penghematan pemakaian air tanah pada Kawasan Universitas Ekasakti. Journal Of Scientech Research, vol. 1, no. 1, pp. 52-60.

Tim Penyusun Pedoman Akademik Untirta. (2021). Pedoman Akademik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Serang: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Dwi, R. (2020). UI Green Metric World University Rankings, Untirta Raih The Best New Participating University. Accessed at 30 December 2020. Available online on https://untirta.ac.id/2020/12/07/ui-green-metric-world-university-rankings-untirta-raih-the-best-new-participating-university/.

Google Inc. (2020). Map of Female Dormitory Building, Campus E, Untirta Sindangsari. Accessed at 13 September 2020. Available online on https://www.google.co.id/maps/@-6.9264558,106.2404471,15z.

Barron, J. (2009). Rainwater Harvesting: A Lifeline For Human Well-Being. Geneva: UNEP/Earthprint.

Indra, Z., Jasin, M. I., Binilang, A., & Mamoto, J. D. (2012). Analisis debit sungai Munte dengan metode Mock dan metode Nreca untuk kebutuhan pembangkit listrik tenaga air. Jurnal Sipil Statik, vol. 1, no. 1, pp. 34-38.

Lestari, E., & Pamuji, B. (2017). Perencanaan teknologi pemanenan air hujan sebagai sumber air bersih pada Masjid Agung Banjarbaru Kalimantan Selatan. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, vol. 1, no. 2, pp. 1-12.

Kamiana, I. M. (2016). Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua dan Pemandian Umum. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

Badan Standardisasi Nasional. (2015). Tata Cara Perencanaan Sistem Plambing, SNI-03-7065-2005. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 01/PRT/M/2009 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Bukan Jaringan Perpipaan.Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

Darwati, S. (2014). Penampungan Air Hujan, in Modul Sosialisasi dan Diseminasi Standar Dan Manual. Bandung: Balitbang Pekerjaan Umum.

Darmadi. (2020). Artificial aquifer of rain water deposit (ABSAH) to provide a cleanwater for dry season in Karangmoncol District , Purbalingga Regency. Jurnal Teknik Sipil-Arsitektur, vol. 13, no. 1, pp. 1-8.

Hartanto, P. (2017). Perhitungan Neraca Air DAS Cidanau Menggunakan Metode Thornthwaite. RISET Geologi dan Pertambangan, vol. 27, no. 2, pp. 213-223.

Ulfa, A., Wigati, R., & Kusuma, R. I. (2021). Perencanaan rainwater harvesting system sebagai implementasi konsep smart & green campus (Studi kasus: Gedung Fakultas Ilmu Sosial Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus Sindangsari). Fondasi: Jurnal Teknik Sipil, vol. 10, no. 2, pp. 123-133.




DOI: http://dx.doi.org/10.36055/tjst.v17i2.12406

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.