MENGEMBANGKAN POTENSI EKOLOGI PERTANIAN PEDESAAN BERBASIS MASYARAKAT YANG BERKELANJUTAN (Studi Kasus Di Desa Cikalong, Tasikmalaya, Jawa Barat)

Kristiyanto Kristiyanto, Nur Rizkiyah

Abstract


Menemukenali permasalahan dengan membuahkan solusi dalam pertanian berbasis lapang (real) menjadi langkah penting dan strategis, dalam mencipta dan membangun pola pengelolaan lahan (pertanian) yang berbasis masyarakat, serta berkelanjutan. Pertanian ramah lingkungan bagian dari pola pengelolaan dan pemanfaatan potensi alam sekitar secara ekologis. Di sisi lain secara empiris banyak masyarakat petani masih memanfaatkan pestisida sebagai bahan tambahan bagi tumbuhkembang budidaya pertanian. Masalah hama atau penyakit dan kekeringan satu diantara permasalahan yang dihadapi masyarakat petani Indonesia disetiap musim/tahun, sehingga tujuan penelitian untuk mengeksplorasi lebih jauh respon masyarakat dalam merestorasi lahan pertanian secara konservatif dan berkelanjutan, terutama dalam mengelola dan memanfaatkan potensi ketersediaan air, secara berkelanjutan. Metode yang digunakan didalam penelitian ini, diantaranya (a) Direct observation, (b) In-depth individual interview, dan (c) FGD, dilakukan bersama tokoh dan masyarakat sekitar, dengan jumlah kurang lebih 15 orang, sedangkan analisa berdasarkan pada dokumentasi lapang dan interpretasi atau persepsi masyarakat, terkait dengan potensi dan kendala alam sekitarnya. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ketergantungan petani telah menghilangkan kemandirian dalam bertani, sehingga petani sering dihadapkan dengan kegagalan dalam mencapai produktivitasl tanaman padi, sehingga perlu adanya pemahaman kondisi ekologi pertanian dengan mendasarkan pada karakteristik ekosistem atau potensi alam di dalamnya, agar tercipta sebuah adaptasi yang ekologis dan berkelanjutan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

INDEX BY:

 

             

 
 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.