PEMBENTUKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KOTA SERANG

Denny Soetrisnaadisendjaja

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan guru pendidikan kewarganegaraan  dalam mengembangkan kecerdasan moral peserta didik di SMP Negeri 1 Banggai Selatan kecamatan Banggai Selatan kabupaten Banggai Laut. Dengan memilih metode kualitatif, dan subjek kepala sekolah, guru dan peserta didik, teknik pengumpulan data diambil dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi dan  diperoleh data penelitian dan hasil analisisnya bahwa terjadi pengembangan kecerdasan moral peserta didik di SMP Negeri 1 Banggai Selatan. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa Guru PKn SMP Negeri 1 Banggai Selatan berperan aktif dalam mengembangkan kecerdasan moral peserta didik yaitu dengan mengintegrasikan penanaman nilai-nilai kecerdasan moral dalam proses pembelajaran, membahas materi pelajaran dan mengaitkan dengan nilai kecerdasan moral, mendorong mengkuti kegiatan ekstra kurikuler dan memberi contoh atau model tentang orang yang memiliki nilai-nilai kecerdasan moral. Disarankan agar pengembangan kecerdasan moral peserta didik tidak hanya dilakukan oleh guru PPKn, namun juga dapat dilakukan oleh guru maata peljaran lain, sehingga tujuan pendidikan pada aspek apekif dapat terwujud


Full Text:

PDF

References


Adler, S. (2008).The education of social studies teacher. In L.S. Levstik & C. A. Tyson (Eds.), Handbook of research in social studies education(pp.329-351). New York: Routledge.

Dinkelman, T. (2004).Reflecting and resistance: The challenge of rationale- based teacher education. Paper presented at the American Educational Studies Association

Mulyasa. (2007). Standar Kompetensi danSertifikasi Guru .Bandung: PT RemajaRosdaka.

Nogueira, F., Moreira, A., & Pedro, A. (2010). Challenges of civic education in Portuguese basic schools. International Journal of Intercultural Information Management, 2(2), 117-131. doi: doi: 10.1504/IJIIM.2010.035298

Spiro, R., Coulson, R., Feltovich, P., & Anderson, D. (1988). Cognitive flexibility theory: advanced knowledge acquisition in ill-structured domains. In V. Patel (Ed.), 10th Annual Conference of the Cognitive Science Society (pp. 375-383). Hillsdale, NJ: Erlbaum.

Sugiyono. (2007). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.Bandung: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.