KANDUNGAN PROTEIN PADI SAWAH LOKAL DI LOKASI PENANAMAN YANG BERBEDA DI SUMATERA BARAT

Evan Vria Andesmora, Azwir Anhar, Linda Advinda

Abstract


Padi merupakan komoditas utama pertanian rakyat di Indonesia yang merupakan makanan pokok selain jagung dan sagu. Salah satu gizi yang terdapat pada beras adalah protein. Protein berguna untuk pertumbuhan, pemeliharaan sel dan pembentukan antibodi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lokasi tanam dan varietas terhadap kandungan protein beras padi sawah (Oryza sativa L.) varietas lokal Sumatera Barat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan menanam tujuh varietas padi lokal Sumatera Barat di empat lokasi berbeda di Sumatera Barat. Varietas yang digunakan adalah Ciredek, Anak Daro, Randah Putiah, Cantiak Manih, Mundam, Bakwan dan Sarai Sarumpun. Lokasi penanaman di Solok, Agam, Padang Pariaman dan Pesisir Selatan. Hasil penelitian diketahui bahwa interaksi antara lokasi tanam dengan varietas terhadap protein tidak berbeda nyata. Lokasi dan varietas berbeda nyata mempengaruhi kandungan protein beras padi sawah. Kandungan protein rata-rata beras di lokasi tanam yang tertinggi adalah Padang Pariaman sebesar 8,56%, dan terendah adalah Solok sebesar 5,99%. Varietas yang rata-rata kandungan protein tertinggi adalah Sarai Sarumpun sebesar 8,45%, dan terendah adalah Anak Daro sebesar 5,88%

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

INDEX BY:

 

             

 
 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.