PENGENDALIAN GULMA JAJAGOAN (Echinochloa crus-galli) DENGAN HERBISIDA NABATI DARI EKSTRAK DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara)

Dewi Hastuit

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi ekstrak tumbuhan yang bersifat alelopati terhadap tumbuhan lain yaitu Tembelekan (Lantana camara) untuk digunakan sebagai herbisida nabati pada Gulma Jajagoan (Echinochloa crus-galli). Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non faktorial yang terdiri dari tujuh taraf, dengan 4 ulangan terdiri dari:T0:Ekstrak daun Tembelekan konsentrasi 0 % (kontrol), T1:Ekstrak daun Tembelekan konsentrasi 30 %, T2: Ekstrak daun Tembelekan konsentrasi 40 %, T3: Ekstrak daun Tembelekan konsentrasi 50 %, T4 : Ekstrak daun Tembelekan konsentrasi 60 %, T5 : Ekstrak daun Tembelekan konsentrasi 70 %, T6 : Ekstrak daun Tembelekan konsentrasi 80 %. Ekstrak daun Tembelekan dapat digunakan sebagai herbisida nabati pada Gulma Jajagoan dan tidak menghambat tinggi serta jumlah anakan tanaman padi. Ekstrak daun Tembelekan dalam penelitian ini berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pertumbuhan kecuali parameter panjang akar. Konsentrasi terbaik yang menghambat panjang akar Gulma Jajagoan adalah 80% (17,38 cm). Pemberian ekstrak daun Tembelekan dalam penelitian ini memiliki kecenderungan menghambat tinggi, berat basah dan berat kering Gulma Jajagoan dengan konsentrasi terbaik yaitu 80%. Ekstrak daun Tembelekan dapat digunakan sebagai herbisida nabati pada Gulma Jajagoan dan tidak menghambat tinggi serta jumlah anakan tanaman padi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

INDEX BY:

 

             

 
 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.