ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTUAN SMARTPHONE ANDROID UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP

Nadia Dorothy Situmeang, Nurul Anriani, Yani Setiani

Sari


Salah satu produk dari teknologi informasi dan komunikasi yang saat ini paling banyak digunakan adalah smartphone dengan pengguna paling banyak berada di usia remaja. Smartphone dapat dimanfaatkan dengan menggunakannya sebagai fasilitas yang dapat menunjang pembelajaran di kelas, salah satunya dengan mengembangkan aplikasi e-modul. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan pengembangan bahan ajar yang dibutuhkan di sekolah, yaitu e-modul berbantuan smartphone Android untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berorientasi pada pengembangan suatu produk pendidikan. Subjek pada penelitian ini, yaitu guru mata pelajaran matematika dan 40 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Legok. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan adalah Analysis Interactive Miles-Huberman yang terdiri atas reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis yang dilakukan, yaitu kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum 2013 (K-13), guru dalam mengajar masih menggunakan metode ceramah, bahan ajar yang digunakan hanya buku cetak, dan kemampuan penalaran siswa dinilai masih kurang dibuktikan dengan hasil belajar yang di bawah rata-rata terutama untuk materistatistika. Hasil studi literatur dan studi lapangan menunjukkan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar e-modul berbasis smartphone Android untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa SMP.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alda, M. (2020). Aplikasi CRUD Berbasis Android Dengan Kodular Dan Database Airtable. https://books.google.co.id/books?id=KygEEAAAQBAJ&printsec=frontcover&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false

Haryanto, A. T. (2020). Riset: Ada 175,2 Juta Pengguna Internet di Indonesia. https://inet.detik.com/cyberlife/d-4907674/riset-ada-1752-juta-pengguna-internet-di-indonesia

Kemendikbud. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

Munir. (2009). Pembelajaran Jarak Jauh berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Oka, A. A. (2010). Pengaruh Penerapan Belajar Mandiri Pada Materi Ekosistem Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Dan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Sma Di Kota Metro. BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi), 1(2). https://doi.org/10.24127/bioedukasi.v1i2.191

Putra, K. W. B., Wirawan, I. M. A., & Pradnyana, G. A. (2017). Pengembangan E-Modul Berbasis Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Mata Pelajaran “Sistem Komputer” Untuk Siswa Kelas X Multimedia Smk Negeri 3 Singaraja. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 14(1), 40–49. https://doi.org/10.23887/jptk.v14i1.9880

Putri, N. I. A. G., & Setiawan, R. (2020). Rancang Bangun Aplikasi Elearning. Jurnal Sistem Informasi Dan Sains Teknologi, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.31326/sistek.v2i1.672

Rahim, A. (2019). Pengembangan Modul Praktikum Bengkel Elektronika. 7–30.

Setiyadi, M. W. (2017). Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Journal of Educational Science and Technology (EST), 3(2), 102. https://doi.org/10.26858/est.v3i2.3468

Wanto, A. H. (2017). STRATEGI PEMERINTAH KOTA MALANG DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK BERBASIS KONSEP SMART CITY. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 2(1), 39–43.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

WILANGAN : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika