MENINGKATKAN KEAHLIAN GURU DALAM MENETAPKAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) MELALUI WORKSHOP DAN SUPERVISI AKADEMIK DI SD NEGERI DELINGSENG

Milhah Milhah

Sari


KKM merupakan kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan yang mengacu pada standar kompetensi lulusan, dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, serta kondisi satuan pendidikan. Fungsi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) antara lain menjadi acuan bagi pendidik ketika menilai kompetensi peserta didik sesuai kompetensi dasar mata pelajaran yang diikuti. Maka dari itu sangat penting bagi guru untuk bisa membuat KKM sesuai mata pelajaran yang diampu. Berdasarkan hasil temuan yang sudah peneliti amati di tahun ajaran yang sebelumnya terdapat factor factor yang membuat guru belum bisa menetapkan KKM dengan baik, antara lain : a) pengajar belum mendapatkan pelatihan mengenai cara menentukan standar KKM, b) dalam menentukan nilai KKM guru hanya memperkirakan saja, c) guru hanya melakukan copy paste dari sumber yang ditemukan di internet.  Workshop dan supervise akademik yang dilakukan terbukti dapat memberikan dampak yang baik bagi peningkatan kompetensi guru dalam membuat KKM. Terbukti guru SDN Delingseng pada siklus 1 mereka mendapatkan rata rata nilai sebesar 56,67 kemudian pada siklus 2 hasil itu meningkat dengan rata rata 81,67 dan mendapat nilai dengan kategori berhasil.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Barnawi, B. (2020). Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal Melalui Workshop di Madrasah Binaan. Eduvis, 5(1), 1-18.

Mistrianingsih, S., Imron, A., & Nurabadi, A. (2015). Peran kepala sekolah dalam implementasi manajemen berbasis sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 24(5), 367-75.

Nendi, N. (2020). UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENETAPKAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) MELALAUI IN HOUSE TRANING. Journal for Lesson and Learning Studies, 3(1), 41-49.

Nugraha, M. S. (2014). Pelaksanaan Supervisi Akademik oleh Kepala Madrasah Aliyah Swasta di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 39-68.

Nugroho, S. (2021). Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) melalui In House Training (IHT) di SMA Negeri 1 Bantarbolang. Almufi Jurnal Pendidikan, 1(3), 147-153.

Riski, Aulia. (2019). Supervisi Akademik Kepala Sekolah.

Selamet, M. (2017). Pengaruh Kompetensi Supervisi Manajerial Dan Supervisi Akademik Pengawas Sekolah Terhadap Kinerja Guru (Studi Deskriptif Kuantitatif pada SMP Negeri di Kota Banjar). Administrasi Pendidikan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pascasarjana, 2(1), 73-86.

Setyawan, D., & Zuhaery, M. (2022). Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Dan Guru Muhammadiyah Kecamatan Tempel. 13(1), 164–178.

Sola, E. (2019). Supervisi Akademik versus Kualitas Pembelajaran. Jurnal Idaarah, 3(1), 148-154.

Solikhan, Solikhan. (2020). Implementasi in House Training untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal. Journal Of Universitas Nahdlatul Ulama Blitar (2020) : 218-227

SUBEKTI, E. (2019). EVALUASI KEMAMPUAN GURU DALAM MENENTUKAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).

Sulaiman, S. (2020). PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENETAPKAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) BELAJAR MELALUI WORKSHOP DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan, 7(1), 80-92.

Zakso, A., & Radiana, U. (2013). Pelaksanaan supervisi akademik pengawas sekolah sebagai upaya peningkatan profesionalisme guru SMP Negeri 1 Bengkayang. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(3).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

WILANGAN : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika