Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika

Siska Aitami, Syamsuri Syamsuri, Yani Setiani

Sari


Berbicara tentang pendidikan, saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami degradasi moral yang tercermin dari  kurang berkualitasnya output pendidikan di Indonesia. Sebagai contoh, maraknya kasus tawuran, narkoba dan memudarnya sopan santun dalam lingkungan masyarakat. Salah satu cara untuk mengatasi degradasi moral dengan menerapkan pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika.  Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika di Man 1 Kota Serang. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru matematika dan siswa MAN 1 Kota Serang. Pengambilan sampel sumber informasi untuk guru matematika dan siswa dilakukan dengan teknik sampling purposive. Berdasarkan hasil reduksi data dokumentasi, observasi dan wawancara menunjukkan bahwa guru matematika di MAN 1 Kota Serang telah mengimplementasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran  matematika. Berdasarkan 18 karakter yang dikemukakan oleh Kemendiknas hanya terdapat 7 karakter yang diintegrasikan dalam pembelajaran matematika. Hal tersebut dapat dilihat melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang diintegrasikan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, jujur, rasa ingin tahu, religius, bersahabat/komunikatif, dan kreatif.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Dewi, D. A. (2015). Matematika Hijau Sebagai Salah Satu Upaya Pendidikan Karakter Berwawasan Lingkungan. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 33–38.

Hardiyanto, S. (30 Oktober 2019). Mengapa di Indonesia Sering Terjadi Tawuran?. Diakses pada tanggal 1 Desember 2019, dari https://www.kompas.com/tren/read/2019/10/30/100558465/mengapa-di-indonesia-sering-terjadi-tawuran?page=all.

Harun, C. Z. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(3), 7.

Hendrian, D. (26 November 2018). Bunda, Ajarkan 6 Hal Ini Agar Anak Tetap Hormat kepada Gurunya. Diakses pada tanggal 1 Desember 2019, dari https://www.kpai.go.id/berita/bunda-ajarkan-6-hal-ini-agar-anak-tetap-hormat-kepada-gurunya.

Jaeng, M. (2016). Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Matematika. AKSIOMA Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 13.

Julaiha, S. (2014). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran. Dinamika Ilmu, 14(2), 14.

Jumarudin, J., Gafur, A., & Suardiman, S. P. (2014). Pengembangan Model Pembelajaran Humanis Religius dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(2). https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i2.2623

Kemendiknas. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Balitbang dan Puskur. Jakarta.

Machali, I. (2014). Kebijakan Perubahan Kurikulum 2013 dalam Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045. Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 71.

Maryati, I., & Priatna, N. (2018). Integrasi Nilai-Nilai Karakter Matematika Melalui Pembelajaran Kontekstual. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 333–344.

Raharjo, S. B. (2010). Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Menciptakan Akhlak Mulia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(3), 229.

Setyawan, D, (20 Maret 2017). KPAI: RPTRA Tekan Angka Kenakalan Remaja. Diakses pada tanggal 1 Desember 2019, dari https://www.kpai.go.id/berita/kpai-rptra-tekan-angka-kenakalan-remaja.

Setyawan, D. (26 Maret 2018). KPAI Catat Anak Dimanfaatkan Jadi Kurir Narkoba. Diakses pada tanggal 1 Desember 2019, dari https://www.kpai.go.id/berita/kpai-catat-anak-dimanfaatkan-jadi-kurir-narkoba.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

WILANGAN : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika