ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DITINJAU DARI SELF-REGULATED LEARNING SISWA SMP

Triana Andianti, Sukirwan Sukirwan, Isna Rafianti

Sari


Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan kemampuan yang dapat membantu siswa untuk memahami pembelajaran matematika yang dianggap sulit menjadi lebih mudah, karena dengan berpikir kreatif siswa dapat menyelesaikan permasalahan matematikanya dengan menggunakan caranya sendiri. Selain kemampuan kognitif, Adapun faktor lain yang dapat mempengaruhi kegiatan pembelajaran siswa yaitu kemampuan afektif salah satunya yaitu self-regulated learning atau kemandirian belajar siswa. Self-regulated learning merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa untuk menjadikan siswa lebih mandiri dalam melakukan kegiatan pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam berpikir kreatif matematis ditinjau dari self-regulated learning siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dekriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri kota Cilegon. Prosedur penelitian ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan penelitian, tahap analisis data, dan tahap penyusunan laporan penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu siswa yang memiliki self-regulated learning tinggi merupakan siswa yang kreatif, siswa yang memiliki self-regulated learning sedang merupakan siswa yang cukup kreatif, dan yang terakhir yaitu siswa yang memiliki self-regulated learning rendah merupakan siswa yang kurang kreatif.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto. (2015). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Aripin, U., & Purwasih, R. (2017). Penerapan Pembelajaran Berbasis Alternative Solutions Worksheet Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 6(2), 225–233. (http://doi.org/10.24127/ajpm.v6i2.989)

Afiani, N. (2016). Pengaruh Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar terhadap Prestasi Belajar Matematika. JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika), 2(1), 1–13. (http://doi.org/10.30998/jkpm.v2i1.1844)

de Bono, E. (2007). Revolusi Berpikir. Bandung: PT. Mizan Pustaka.

Muslika. (2014). MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 1 MUMBULSARI JEMBER PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DENGAN MODEL REACT (RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERRING) TAHUN 2012/2013. Kadikma, 5(1), 175–186.

Djamarah, S. B. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Kustiani, Y. (2016). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Inkuiri Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi, 2(1), 86–90.

Mauludin, A., & Nurjaman, A. (2018). Analisis Pengaruh Self Regulated Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMA. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 1(2), 193–200. (https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i3.219-228)

Meiliana, L., & Aripin, U. (2019). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Dan Self Regulated Learning Pada Siswa SMPN 1 Margaasih. Journal on Education, 1(4), 644–652.

Munandar, U. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Muslika. (2014). MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 1 MUMBULSARI JEMBER PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DENGAN MODEL REACT (RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERRING) TAHUN 2012/2013. Kadikma, 5(1), 175–186.

Nuriadin, I., & Perbowo, K. S. (2013). Analisis Korelasi Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Smp Negeri 3 Lurangung Kuningan Jawa Barat. Infinity Journal, 2(1), 65–74. (http://doi.org/10.22460/infinity.v2i1.25)

Prihatiningsih, M., & Ratu, N. (2020). ANALISIS TINGKAT BERPIKIR KREATIF SISWA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 04(01), 353–364.

Rahman, R. (2012). Hubungan Antara Self-Concept Terhadap Matematika Dengan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa. Infinity Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1(1), 19–30. (https://doi.org/10.22460/infinity.v1i1.4)

Sumarmo, U. (2006). KEMANDIRIAN BELAJAR: APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA DIKEMBANGKANPADA PESERTA DIDIK. FPMIPA UPI.

Supriani, Y. (2017). Menumbuhkan Kemandirian Belajar Matematika Siswa Berbantuan Quipper School. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 1(2), 210–220. (http://doi.org/10.26877/jipmat.v1i2.1248)

Tirtarahardja, U., & Sulo, S. L. La. (2008). Pengantar Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Valle, A.Núñez, J.C., Carlos, J., Cabanach, R.G., González‐Pienda, J.E., Rodríguez, S.,Rosario,P.,Cerezo, R.,Μñoz‐ Cadavid, M.A. (2008). SELF‐REGULATED PROFILES AND ACADEMIC ACHIEVEMENT. Psicothema, 20(4), 724‐731.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

WILANGAN : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika