Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari kemandirian Belajar Siswa

Assyifa Ekananda Firdaus, Heni Pujiastuti, Cecep Anwar Hadi F.S

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari kemandirian belajar. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dibantu dengan tes kemampuan pemecahan masalah matematis, angket kemandirian belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Triangulasi (tes, observasi, wawancara dan dokmentasi). Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 3 Kota Serang yang terdiri atas dua orang siswa yang mewakili setiap kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Terdapat empat indikator kemampuan pemecahan masalah matematis pada penelitian ini, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1)  Siswa dengan level kemandirian belajar tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang tinggi. Siswa dalam kategori ini mampu memenuhi semua indikator, (2) Siswa dengan level kemandirian belajar sedang cenderung memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang sedang. Siswa dalam kategori ini mampu memenuhi indikator 1 dan 2, namun belum sepenuhnya memenuhi indikator 3 dan 4, (3) Siswa dengan level kemandirian belajar rendah cenderung memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang rendah. Siswa dalam kategori ini hanya mampu memenuhi indikator 1, sedikit dari indikator 2, dan belum mampu memenuhi indikator 3 dan 4.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

WILANGAN : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika